LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi menyesalkan longgarnya sektor kanan pertahanan, sehingga dimanfaatkan Mitra Kukar untuk memetik kemenangan 4-2 di Stadion Petrokimia kemarin sore.
Gresik United sempat unggul 2-1 di babak pertama, namun berbalik kebobolan tiga gol di paruh kedua. Menurut Hanafi, ia sudah mencoba mengganti Andre Putra Wibowo dengan memasukkan Roni Rhosadi di menit ke-56, tapi tidak membuahkan hasil.
“Kami sudah berusaha maksimal dengan materi pemain yang ada. Kami bahkan bisa cetak dua gol di babak pertama, sehingga kami unggul 2-1. Saya sempat bicara dengan mereka, kesempatan terbuka untuk mempertahankan di babak kedua,” tutur Hanafi.
“Tapi ternyata dengan mudah kami dilewati dari sebelah kanan yang ditempati Andre. Saya sudah menggantinya, tapi tetap sama saja. Saya sendiri enggak tahu, dan akhirnya kami kalah.”
“Sebetulnya bisa [unggul] 3-1, tapi penalti [Yusuke] Kato tidak masuk. Terus babak kedua saya berharap dipertahankan, tapi dari posisi yang dihuni Andre mudah dilewati. Sebenarnya ada perlawanan hingga akhir, tapi dua gol [terakhir] itu gampang sekali.”
Hanafi juga menyesalkan anak asuhnya tidak bisa memanfaatkan longgarnya pertahanan Mitra Kukar. Kendati demikian, Hanafi mengakui materi pemain yang dimiliki Gresik United tergolong minim kualitas.
“Saya bilang pertahanan Mitra Kukar itu longgar, dan kami sudah dapat peluang. Kuncinya ya itu tadi, dari samping kanan. Mungkin juga karena faktor pemain kami yang pas-pasan, enggak ada lagi [pilihan],” pungkasnya. (gk-43)

