LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Persegres Gresik United Hanafi mempertanyakan pergantian pemain di bawah usia 23 tahun yang dilakukan Semen Padang ketika tim besutannya menelan kekalahan 3-1 di Stadion Petrokimia kemarin sore.
Dalam laga itu, Semen Padang menarik keluar Kevin Ivander, dan menggantikannya dengan Finno Andrianas pada menit ke-20. Hanafi melihat Kevin tidak mengalami cedera, sehingga menganggap Semen Padang telah melanggar regulasi pergantian pemain di bawah usia 23 tahun.
SIMAK JUGA: Bus Semen Padang Dilempari Batu, Satu Pemain Jadi Korban
“Ada peraturan usia 23. Sebelum 45 menit enggak ada cedera diganti yang lain, itu tidak boleh. Kami saja mau ganti takut. Sebenarnya kalau aturannya seperti itu harus tegas. Istilahnya kalau membuat kesalahan ya WO [walk-over], atau mungkin didenda. Itu memang regulasi, tidak boleh dibantah,” cetus Hanafi.
Terlepas dari itu, Hanafi mengakui permainan Gresik United jauh berbeda dibandingkan saat mengimbangi Persipura Jayapura. Menurut Hanafi, pemain dilanda kelelahan akibat minimnya masa recovery.
“Si Roni [Ghufroni Al Maruf] biasanya cepat, tadi beberapa menit sudah tak jalan, itu yang saya takutkan. Kemarin ditanya masalah ini, masalah ini, tapi tetap yang saya takutkan ya jadwal. Padahal semua pengganti sudah saya siapkan,” ucap Hanafi.
SIMAK JUGA: Semen Padang Bungkam Gresik United
Di lain pihak, pelatih Semen Padang Nil Maizar bersyukur dengan raihan tiga poin. Mantan arsitek timnas Indonesia itu menilai Gresik United bermaim cukup bagus dalam laga tersebut.
“Hasil ini patut kami syukuri. Saya bersyukur para pemain bermain luar biasa untuk bisa mengalahkan tuan rumah Persegres Gresik 3-1, walaupun sebenarnya Persegres dalam laga kali ini lebih bagus. Mudah-mudahan ke depan, Semen Padang akan bisa lebih baik lagi dan tetap tidak membanggakan hasil ini,” kata Nil.
Setali tiga uang, salah satu pilar Semen Padang Hamdi Ramdan juga menyatakan, kemenangan atas Gresik patut disyukuri. Terlebih mereka berhasil membuktikan Semen Padang tak lagi susah mendapat kemenangan di luar kandang.
SIMAK JUGA: Semen Padang Cari Pengganti Poin Hilang Di Gresik
“Kemenangan ini patut kami syukuri, karena kita tahu sendiri Semen Padang musim lalu susah menang di luar kandang. Ditambah kemarin pas pembukaan di Padang kami 1-1 [lawan Sriwijaya FC]),” kata Hamdi.
“Otomatis itu ada beban tersendiri bagi kita. Tapi Alhamdulillah, semangat pemain, semangat teman-teman membalikkan omongan orang soal susah main di luar.” (gk-43)

