LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Kekalahan 3-0 dari Madura United di Stadion Petrokimia, Selasa (26/9) malam WIB, membuat Persegres Gresik United hampir pasti terdegradasi ke Liga 2 pada musim mendatang.
Gresik United kini menyisakan tiga laga kandang, dan lima partai tandang. Kecilnya peluang Laskar Joko Samudro bertahan di Liga 1 disebabkan mereka bakal menghadapi tuan rumah Persija Jakarta, Arema FC, Sriwijaya FC, dan Bali United. Hanafi mengaku akan lebih banyak menurunkan pemain muda di delapan laga sisa.
SIMAK JUGA: Pergantian Pemain Ubah Permainan Madura United
“Kalau menurut saya, ya sebaiknya pemain muda-muda ini yang harus ditampilkan supaya tambah pengalaman. Sebab kalau itu [lolos degradasi], memang sudah nyaris tidak memungkinkan lagi,” kata Hanafi.
Mengenai kekalahan dari Madura United, Hanafi mengakui anak didiknya tidak mampu mengimbangi permainan tim tamu. Persiapan yang minim juga turut memengaruhi performa tim.
SIMAK JUGA: Madura United Buat Gresik United Makin Tenggelam
“Sesuai seperti yang kami sampaikan kemarin. Kami minta maaf. Permainan Persegres sebetulnya masih mengandalkan semangat, tapi enggak mampu mengimbangi permainan Madura,” jelas Hanafi.
“Enggak pernah latihan itu mungkin salah satunya. Sebab kemarin dari Makassar itu memang waktunya pendek sekali.”
SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Gresik United - Madura United
Sementara penggawa Gresik United Dani Alvianes menambahkan, para pemain telah berusaha dan berjuang maksimal untuk dapat mengimbangi permainan Madura United. Hanya saja, kualitas yang akhirnya menentukan.
“Kami sudah bekerja keras, berusaha semaksimal mungkin, tetapi hasil masih berpihak pada tim lawan,” ucap Dani. (gk-43)



