OLEH FARABI FIRDAUSY
Kehebohan tak bisa terhindari jelang berakhirnya kompetisi Liga 1 2017. Tepatnya di perebutan gelar juara, ketika Komisi Disiplin PSSI menetapkan Bhayangkara FC mendapat tiga poin tambahan dari partai kontra Mitra Kukar.
Pada laga itu, Mitra dianggap memainkan pemain yang terhukum, Mohammed Sissoko. Laga yang dihelat di Stadion Madya Aji Imbut itu sejatinya berakhir 1-1, namun kini menjadi 3-0 untuk Bhayangkara berdasarkan keputusan Komdis.
Otomatis, kini Bhayangkara berada di barisan terdepan untuk merengkuh trofi Liga 1, karena unggul head-to-head dan mengantongi satu pertandingan dari pesaing utama mereka, Bali United. Tak pelak, hal itu jadi sorotan kapten PSM Makassar, Hamka Hamzah.
Dalam akun Instagram pribadinya, Hamka mengunggah hasil keputusan Komdis yang memberikan tiga poin tambahan untuk Bhayangkara dan menilai Mitra walk out. Hamka yang timnya baru dikalahkan Bali United, 1-0, menyindir PT Liga Indonesia Baru sebagai operator.
"Wooowwww... Terus duel PSM vs. Bali (United) kalian anggap apa PT LIB, uji coba? Bahkan kami (PSM) dengan Bali memperlihatkan pertandingan yang begitu ngotot untuk mengejar gelar juara," tulis Hamka dalam unggahannya tersebut.
Kini, Bhayangkara dan Bali United di peringkat satu dan dua sama-sama mengumpulkan 65 poin. Bhayangkara baru akan memainkan laga ke-33 mereka nanti malam, melawan Madura United.
