Pelatih Iran U-22 Hamid Estili merasa kecewa dengan kegagalan tim besutannya meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba di Stadion Dipta Gianyar kemari sore.
Iran tertinggal lebih dulu melalui gol Muhammad Rafli pada menit kesepuluh, sebelum akhirnya disamakan Mohammadreza Azadi di menit ke-66. Hamid mengakui anak asuhnya masih terkendala adaptasi cuaca, sehingga mereka kelelahan.
Meski demikian, dari sisi permainan, Hamid mersa tidak puas. Sebab, mereka mampu menciptakan beberapa peluang di babak pertama, namun tak bisa dimaksimalkan. Bahkan permainan Iran mengalami penurunan di paruh kedua.
“Kami bermain bagus di babak pertama, menciptakan beberapa peluang. Tapi peluang bagus kami itu terbuang percuma,” ucap Hamid.
“Saya tidak puas dengan penampilan kami di babak kedua. Indonesia tampil lebih baik. Mungkin pemain kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Iran. Selain itu, ada perbedaan waktu di sini dengan negara kami.”
Iran akan kembali menghadapi timnas U-22 dalam pertandingan uji coba di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu (16/11). Rangkaian uji coba ini menjadi persiapan Iran sebelum berlaga Piala Asia U-23 2020 pada Januari.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
