Hadi Fayyadh, Malaysia U19, AFC U19 Championship, 23102018asianadotmy

Hadi Fayyadh & Pemain Malaysia Lainnya Dalam Sejarah J.League

J.League cukup memberi ruang serta kesempatan kepada pemain asal negara Asia Tenggara untuk berkembang di sana. Dari mulai Indonesia, Thailand, Vietnam, hingga Malaysia, pernah memiliki wakilnya di Jepang.

Bicara soal Malaysia, musim ini mereka memiliki sosok Hadi Fayyadh yang bermain untuk Azul Claro Numazu. Hadi, berposisi sebagai striker, masih berusia 21 tahun dan rutin mengenakan seragam timnas Malaysia di level junior.

Sebelum keberadaan Hadi, ada dua pemain Malaysia lainnya yang pernah meniti karier di Negeri Matahari Terbit. Pencapaian mereka pun beragam, dan bisa dibilang berada di bawah pemain Indonesia yang bisa menyentuh level J.League 2.

Wan Zack Haikal

Wan Zack Haikal mempelopori kiprah pemain Malaysia yang menjalani karier di Liga Jepang. Penampilan gelandang kelahiran 1991 ini bersama timnas Malaysia U-23 yang membawanya bisa menjajal peruntungan di Jepang.

Tampil pada Kualifikasi Olimpiade 2012, Wan Zack Haikal berkesempatan bertemu Jepang di Tosu, tepatnya pada 2011. Kala itu, Jepang kalah, tapi Wan Zack Haikal rupanya cukup impresif untuk menarik minat dari klub Jepang.

FC Ryukyu sebagai peminat akhirnya berinisiatif untuk mengundang Wan Zack Haikal menjalani seleksi selama dua pekan. Seleksi tersebut berujung manis, karena Ryukyu menyodorkan Wan Zack Haikal kontrak dengan durasi dua musim pada 2013.

Meski hanya membela tim kasta ketiga, rupanya Wan Zack Haikal tetap tak bisa bersaing dengan skuad Ryukyu dan akhirnya terlempar lebih cepat karena tak mendapatkan kesempatan tampil.

Pada 2014, tepatnya Maret, Wan Zack Haikal memutuskan untuk kembali ke Malaysia untuk membela Kelantan FA. Kariernya standar saja di negeri sendiri, ia sempat membela Felda, hingga Selangor FA, pada 2018.

Wan Zack Haikal, Felda UnitedGoal

Nazirul Naim

Nazirul Naim bisa mendapatkan kontrak serupa dari Ryukyu FC ketika kesempatan trial bersama Wan Zack Haikal juga ia dapatkan. Meski, Ryukyu sebelumnya memberikan kesempatan seleksi serupa kepada Wan Zaharulnizam.

Berposisi sebagai bek kiri, Nazirul Naim kesulitan untuk berkembang di Jepang dan malah ditemani cedera dalam kariernya. Ia lebih sering naik meja perawatan ketimbang masuk daftar susunan pemain.

Mau tak mau, Ryukyu harus merelakan Nazirul Naim untuk kembali ke Malaysia, tanpa sekali pun mencatatkan penampilan di Japan Football League (kompetisi ketiga Jepang).

Nazirul Naim, Malaysia, 16122018Goal MY

Hadi Fayyadh

Hadi kembali menghidupkan karier pemain Malaysia di Jepang, setelah enam tahun pemain asal Negeri Jiran tak berkiprah di sana. Hadi bergabung dengan tim Fagiano Okayama, dari J2 League, alias kasta kedua Liga Jepang, mulai 21 Desember 2018.

Dia sempat menjalani trial bersama klub J.League lainnya, Roasso Kumamoto, selama sepekan. Tetapi kemudian tak mendapat tawaran kontrak.

Pemain yang membawa timnas Malaysia U-19 juara Piala AFF U-19 2018 di Indonesia itu kemudian baru mendapat kontrak satu tahun dari Fagiano Okayama setelah menjalani dua kali trial bersama klub asal Prefektur Okayama tersebut.

"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapatkan tempat di klub ini. Ini ambisi saya sejak kecil dan akan membantu saya meningkatkan kemampuan," ujar Hadi saat itu.

"Jepang adalah salah satu negara terbaik di Asia soal sepakbola, dan punya program pengembangan pemain yang terstruktur. Saya akan menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya demi jalan cerah menuju masa depan saya di olahraga ini," imbuh dia.

Sayangnya, pemain kelahiran 22 Januari 2000 itu sama sekali tak mendapat kesempatan bermain. Ia didera cedera dua bulan pada musim pertamanya di Jepang, dan juga punya kendala soal bahasa.

Hadi kemudian tetap mendapat tawaran perpanjangan kontrak dari Fagiano Okayama. Akan tetapi, keadaan tak membaik. Karena tak kunjung mendapat kesempatan, Hadi setuju untuk dipinjamkan ke klub kasta ketiga, Azul Claro Numaru, sepanjang musim 2021.

Seakan tak berjodoh, rencana tersebut kemudian kembali berantakan saat Hadi mendapatkan anterior cruciate ligament (ACl) parah saat latihan.

Hadi Fayyadh, Malaysia U19, AFC U19 Championship, 23102018Asian Football Confederation
Iklan
0