LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
PSMS Medan dihadapkan pada kekhawatiran soal kebugaran pemain jelang laga kontra Persib Bandung di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6). Dengan waktu recovery singkat setelah melakoni perjalanan melelahkan ke Samarinda, tim besutan Djadjang Nurdjaman dituntut memaksimalkan waktu persiapan tiga hari.
Skuat PSMS sudah terlihat mempersiapkan diri di Stadion Kebun Bunga, Minggu (3/6). "Yang pasti cukup melelahkan. Beda sehari dengan mereka (Persib) yang main terakhir hari Kamis. Ini persiapan minim tapi tidak harus dijadikan alasan. Harus dilawan. Kami tetap ingin tampil baik. Apalagi semua sudah bisa main kecuali (Abdul) Rohim dan tidak ada akumulasi," kata Djadjang, usai latihan.
"Evaluasi belum ada hasil, tapi kami bertekad mengambil poin penuh. Saya pastikan akan jadi pertandingan yang seru di lapangan. Persib kemarin itu baru kalah dan tak mau kalah dua kali. Begitu juga dengan kami," tambahnya.
Soal kekuatan Persib, Djanur mengatakan sudah mempelajarinya. Terutama kekuatan dua sisi sayapnya, Ghozali Siregar dan Febri Hariyadi. "Sudah diantisipasi mudah-mudahan kedua sayap mereka bisa kami matikan," ucapnya.
Menghadapi eks klubnya, Djanur mengatakan tak mau terbawa perasaan emosional. "Profesional saja. Sebagai pelatih saya ada di mana di situ saya perjuangkan. Tidak pernah berkhianat kepada karier saya sendiri," tegasnya.
Sementara itu, dokter tim PSMS, dr. Indra Feriadi, memastikan dua pemain andalan PSMS Dilshod Sharofetdinov dan Suhandi sudah bisa diturunkan menghadapi Persib. Sadney Urikhob yang sebelumnya absen kontra Borneo FC juga tidak mengalami permasalahan medis untuk tampil.
Sadney sendiri terlihat sudah ikut berlatih kemarin. "Sadney juga tidak ada masalah dengan cedera. Cedera hati mungkin. Ada problem sama keluarganya. Dialah yang bisa mengatasi itu," jelas Indra.
Diakui Indra, saat ini yang menjadi permasalahan hanya kelelahan yang melanda para penggawa tim Ayam Kinantan. "Tapi yang pasti mereka profesional dan punya semangat tinggi," pungkasnya.(gk-71)
