
Bek sayap kiri PSMS Medan Jajang Sukmara menganggap duel melawan mantan klubnya, Persib Bandung, pada matchday kedua turnamen Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (21/1), bukan sebagai laga spesial.
Ini untuk pertama kalinya Jajang menghadapi Persib sejak ia memakai jersey PSMS. Menurut Jajang, ia akan bersikap profesional, dan bekerja keras mengalahkan klub yang pernah dibelanya selama enam tahun.
“Tidak ada persiapan spesial. Sama saja persiapannya seperti pertandingan lain. Yang pasti saya ingin meraih kemenangan bersama PSMS. Pastinya terasa beda. Apalagi harus melawan mantan. Mantan yang penuh kenangan,” kata Jasuk, sapaan akrabnya.
Kendati demikian, Jasuk menganggap pertandingan nanti akan berat. Selain bermain di hadapan bobotoh, Persib juga memiliki materi pemain berkualitas, sehingga tak mudah untuk mengalahkan Maung Bandung.
“Semua juga pasti tahu dengan komposisi pemain Persib. Tim kuat yang diisi pemain bintang. Setiap tahun Persib selalu menjadi tim kuat. Tidak pernah berubah,” tambah Jasuk.
Posisinya sebagai bek membuat ia akan menghadapi sejumlah pemain sayap cepat Persib. Walau tidak ada Febri Hariyadi yang menjalani pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-22, Persib masih memiliki Supardi, Atep, dan Billy Keraf.
“Itu pasti, dan masih banyak lagi. Yang pasti yang bermain di posisi winger dan full back kanan Persib semuanya memiliki kecepatan yang saya pikir akan merepotkan saya. Tapi saya siap membendung mereka,” bebernya. (gk-71)

