Roberto Mancini menegaskan dirinya tidak merasakan tekanan jelang pertandingan Italia lawan Inggri di final Euro 2020 yang akan berlangsung di Wembley, Senin (12/7) dini hari WIB.
Mancini juga meminta para pemainnya untuk merasa tenang dan fokus pada permainan sendiri.
Azzurri merupakan salah tim paling terkesan di turnamen ini dan memasuki pertandingan final tanoa terkalahkan dalam 32 laga, sebuah rekor timnas sejak September 2018.
Namun, yang dihadapi Italia adalah Inggris, yang mencapai final pertama di turnamen besar setelah 55 tahun dan akan tampil di depan penonton yang kemungkinan didominasi fans The Three Lions.
Italia memasuki Euro 2020 dengan keinginan untuk membuktikan setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018.
Mereka mendapat kehormatan untuk membuka turnamen pada malam yang emosional di Eropa empat pekan yang lalu, dengan penyanyi opera Italia Andrea Becolli memberikan penampilan Nessun Dorma sebelum kick-off untuk membangkitkan kenangan Piala Dunia 1990, terakhir kali Italia menjadi tuan rumah turnamen besar.
Ketika kick-off turnamen, Italia dianggap sebagai salah satu favorit untuk juara. Mereka meraih kemenangan 3-0 atas Turki di laga pembuka lewat gol bunuh diri Merih Demiral serta tembakan Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne.
Mancini ditanya apakah dia lebih gugup sebelum pertandingan lawan Turki daripada final lawan Inggris nanti: "Pertandingan pertama sulit, tapi ini adalah final, itu berbeda."
"Kami harus tenang, Kami tahu ini akan sulit, tapi kami harus fokus pada permainan kami. Kami harus senang. Ini adalah pertandingan terakhir. Untuk melakukannya, kami harus tampil bagus selama 90 menit."
"Saya merasa senang dengan pekerjaan yang dilakukan [Ciro] Immobile, [Andrea] Belotti, [Giacomo] Raspadori, dan yang lainnya. Mereka telah memberikan lebih dari 100 persen."
"Kami membutuhkan satu upaya terakhir. Kami berharap bisa bersenang-senang dan kemudian pergi berlibur."
