LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BOGOR
Pelatih Korea Utara Ju Song Il berharap anak asuhnya tidak terkendala dengan adaptasi cuaca saat menghadapi Indonesia pada laga kedua turnamen Anniversary Cup 2018, Senin (30/4) malam WIB, di Stadion Pakansari, Bogor.
Hal itu diungkapkan Song Il setelah Korut bermain imbang 2-2 melawan Uzbekistan pada laga perdana di Stadion Pakansari, Jumat (27/4) sore WIB. Song Il menyebutkan, faktor cuaca membuat mereka tertinggal dari Uzbekistan.
“Hari ini kami menghadapi laga yang sulit. Para pemain tidak terbiasa dengan cuaca di sini, dan itu menyulitkan mereka, karena di Indonesia temperatur sangat tinggi,” katanya.
“Seperti yang Anda lihat, babak pertama kami kebobolan dua gol oleh Uzbekistan, lalu kami mencoba untuk mencetak gol jadi kami gunakan permainan yang berbeda.”
Karena itu, Song Il berharap anak asuhnya sudah tidak terkendala dengan cuaca saat menghadapi Indonesia awal pekan depan. Ia berharap tim besutannya bisa mendapatkan hasil lebih baik.
“Temperatur di sini lebih tinggi, jadi pemain harus membiasakan diri dengan latihan dan kami akan terus beradaptasi. Semoga pada laga kedua kami lebih baik dari hari ini,” ucap Song Il.
Mengenai duel tersebut, Song Il mengaku buta kekuatan Indonesia. Song Il mempelajari permainan Indonesia saat dikalahkan Bahrain yang berlangsung pada malam hari.
“Kami tidak tahu apapun tentang Indonesia, mereka juga tidak bermain di Piala Asia U-23 jadi kami tidak tahu banyak tentang mereka. Setelah menyaksikan laga melawan Bahrain, kami baru memutuskan tim untuk bertanding melawan Indonesia nanti,” pungkasnya. (gk-61)
