Matthias Sammer memperingatkan Erling Haaland agar tidak terburu-buru meninggalkan Borussia Dortmund sembari mengambil contoh kepindahan Ousmane Dembele ke Barcelona pada 2017.
Haaland menarik perhatian dari klub-klub top Eropa menjelang bursa transfer musim panas selepas menjalani kampanye musim 2020/21 yang luar biasa di Westfalenstadion.
Ada kesan bahwa pemain berusia 20 tahun itu akan tergoda untuk meninggalkan Dortmund demi memenuhi ambisi besarnya, namun Sammer merasa Haaland akan mampu bijaksana dalam melatih kesabarannya dan memilih untuk fokus melanjutkan perkembangannya di Dortmund.
Mantan bek Dortmund tersebut menggunakan perjalanan karier Dembele sebagai perbandingan, dengan pemain asal Prancis itu sejauh ini gagal memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Barca dengan nilai transfer mewah empat tahun lalu.
"Saya akan merekomendasikan Erling untuk juga melihat nilai-nilai Borussia Dortmund," kata Sammer, yang sekarang menjabat sebagai salah satu penasihat teknis Dortmund, kepada Sport Bild.
"Klub telah memberinya banyak hal. Dari sini, ia hanya bisa pergi ke beberapa klub. Saat Erling membuat langkah berikutnya, ia pastinya sudah jadi pemain yang siap, sempurna. Ia sangat, sangat bagus."
"Ia harus meningkatkan beberapa detail. Robert [Lewandowski] punya modal lengkap ketika ia pindah ke Bayern [Munich dengan status bebas transfer pada 2014]. Sudah jelas: Ia langsung mengisi line-up."
"Tapi sebagai contoh perbandingan, Ousmane Dembele mungkin terlalu cepat pindah ke Barcelona. Erling masih memiliki jalan perkembangan yang panjang, namun ia belum komplet."
Sejumlah raksasa Liga Primer Inggris termasuk Chelsea, Manchester City, Manchester United dan Liverpool tertarik pada Haaland. Sementara klub-klub Eropa lainnya yang mengantre ada Juventus, Paris Saint-Germain, Barcelona dan juga Real Madrid.


