Erling Haaland akan menjadi pemain Barcelona jika Emili Rousaud memenangkan pemilihan presiden klub, menurut penasihat sang kandidat.
Striker Borussia Dortmund, Haaland, merupakan salah satu talenta top dunia dan telah sering dikaitkan dengan rumor transfer ke klub-klub top Spanyol, Inggris dan Italia.
Pemain berusia 20 tahun itu bergabung dengan Dortmund dari Salzburg pada Januari 2020 dan memiliki sisa kontrak tiga setengah tahun dengan klub Bundesliga tersebut.
Sang bintang muda Norwegia telah mencetak 33 gol yang mengesankan dalam 32 pertandingannya di semua kompetisi bersama Dortmund.
Sejak debutnya di Bundesliga pada 18 Januari, Robert Lewandowski (32 gol dalam 26 pertandingan) adalah satu-satunya pemain yang mencetak lebih banyak dari 23 gol Haaland. Itu menempatkannya di peringkat keempat dalam lima daftar topskor liga top Eropa, hanya Ciro Immobile (25 gol dalam 29 laga) dan Cristiano Ronaldo (29 gol dalam 27 laga) yang mencetak lebih banyak dalam kerangka waktu yang sama.
Tangan kanan Rousaud, Josep Maria Minguella, mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan agen Haaland, Mino Raiola untuk transfer kliennya ke Camp Nou di masa depan.
"Kami semua tahu semua persyaratannya dan jika kami menang, keesokan harinya saya akan menelepon Mino Raiola dan kami akan menerima persyaratannya. Saya sudah memberi tahunya tentang itu," kata Minguella seperti dikutip AS.
"Kami memiliki proyek olahraga kelas dunia yang tidak bisa diungkapkan sekarang, tapi Emili Rousaud memiliki rencana yang akan mengubah situasi klub yang tidak menguntungkan sekarang ini [di Barcelona]."
Minguella juga mengatakan mantan wakil presiden Barca, Rousaud akan memastikan Blaugrana berada di baris terdepan antrean untuk merekrut Kylian Mbappe apabila sang striker Paris Saint-Germain itu bersedia pindah.
Mbappe telah terlibat dalam 16 gol di Ligue 1 musim ini (12 gol, empat assist), lebih banyak dari pemain mana pun di kompetisi tersebut.
"Ini sedikit lebih rumit karena kontraknya [Mbappe] berakhir tahun depan," imbuh Minguella. "Kami berada di puncak masalah dan gerakan telah dilakukan. Kami ada di sana."
Pemilihan presiden baru Barcelona akan dilaksanakan pada 24 Januari mendatang, maju dari jadwal semula yang seharusnya digelar pada Juni 2021, menyusul pengunduran diri Josep Maria Bartomeu.




