Royal Antwerp telah mengeluarkan Gyrano Kerk dari skuad secara langsung, demikian dilaporkan De Telegraaf. Alasannya adalah kewarganegaraannya yang berasal dari Suriname.
Skandal paspor kini juga merambah ke Belgia. Tiga minggu lalu, melalui podcast De Derde Helft, terungkap bahwa bek Go Ahead Eagles, Dean James, sama sekali tidak memenuhi syarat untuk bermain dalam pertandingan antara Go Ahead dan NAC (6-0).
Bek kiri tersebut memiliki paspor Indonesia, karena ia juga merupakan pemain internasional untuk negara tersebut. Ketika ia mengambil kewarganegaraan tersebut, paspor Belanda-nya menjadi tidak berlaku, sehingga ia memerlukan izin kerja untuk dapat bermain. Ia tidak memilikinya.
Sejak itu, masalah ini mulai bergulir. KNVB meminta semua klub pekan lalu untuk hanya menurunkan pemain yang ‘pasti memenuhi syarat bermain’. Akibatnya, beberapa pemain tidak akan bertanding akhir pekan ini.
Antwerp kini juga menahan Kerk di bangku cadangan sebagai tindakan pencegahan. “Situasinya tidak jelas dan kami tidak ingin mengambil risiko sampai semuanya jelas. Kami sedang menyelidiki situasi seputar Gyrano.”
Kerk adalah pemain internasional Suriname dan kemungkinan besar tidak lagi memiliki paspor Belanda, sehingga ia memerlukan izin kerja untuk dapat bermain di Belgia.
Mantan penyerang FC Utrecht ini telah bermain sebanyak 22 kali untuk The Great Old musim ini. Ia mencetak enam gol dan memberikan lima assist.
