Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Ruud GullitZiggo Sport

Diterjemahkan oleh

Gullit: "Maaf, tapi saya akan memberinya tekel tepat di wajahnya..."

Ruud Gullit menyaksikan penampilan Feyenoord melawan FC Barcelona dengan penuh keheranan. Analis Ziggo Sport itu terutama terganggu dengan cara Sem Steijn merayakan golnya dan dalam Rondo menegaskan bahwa ia sama sekali tidak bisa menghargai perilaku tersebut.

"Steijn, ya maaf... Saya rasa saya benar-benar akan memberikan tekel tepat ke wajahnya," kata Gullit, yang dengan ucapannya membuat wajah-wajah terkejut di meja. "Saya bersumpah. Kalau Anda merayakan gol seperti itu..."

Gullit mengaku paham dari mana reaksi Steijn itu berasal, tetapi menilai pemain Feyenoord itu seharusnya bisa menahan diri. "Saya paham alasannya, tetapi Anda tidak bisa melakukannya. Itu tidak pantas. Anda tidak bisa merayakannya begitu. Ini tidak bisa."

Mantan pemain internasional Belanda itu juga memang tidak terlalu memahami cara kubu Rotterdam memandang duel tersebut setelah laga usai. Menurut Gullit, ada terlalu banyak rasa puas setelah pertandingan melawan Barcelona.

"Saya menyaksikannya dengan penuh keheranan," ujar Gullit tentang reaksi setelah laga. "Menurut saya itu tidak pantas untuk klub besar." Analis tersebut tidak sependapat dengan anggapan bahwa Feyenoord, terlepas dari hasilnya, tetap bisa mengambil sesuatu yang positif dari pertandingan itu.

Kata-kata pujian dari pelatih Barcelona Hansi Flick terhadap permainan Feyenoord juga tidak terlalu berkesan bagi Gullit. "Flick mengatakan bahwa dia menghadapi tim yang bermain sangat bagus. Yah, saya juga akan mengatakan itu, kalau saya bisa bermain dengan nyaman dalam kebebasan penuh."

Menurut Gullit, Barcelona просто mendapat terlalu banyak ruang dan Feyenoord tidak boleh puas dengan hal itu. "Itu seperti semacam study tour. Itu konyol. Sekarang jadinya seolah-olah mereka senang karena berhasil selamat. Anda dihancurkan!"

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google