Pep Guardiola menegaskan dirinya akan bertahan di Manchester City setidaknya untuk satu musim lagi, terlepas dari apa pun pencapaian tim pada kampanye musim ini.
Guardiola telah bekerja secara cemerlang di Etihad Stadium sejak kedatangannya pada 2016 lalu, memenangkan dua titel Liga Primer Inggris, dua Piala Liga dan satu Piala FA.
City memecahkan berbagai rekor selama di bawah kepemimpinannya, yang paling mencolok adalah saat menjadi tim pertama yang sukses memenangkan treble domestik musim 2018/19.
Namun juara Inggris tampaknya sulit mempertahankan titel sekaligus memenangkan Liga Primer ketiga kalinya secara beruntun, setelah musim ini mereka mengalami guncangan konsistensi hingga tertinggal 14 poin dari Liverpool di puncak klasemen.
Liverpool memenangkan 20 dari 21 pertandingan mereka dan juga memiliki satu laga lebih sedikit dari City, yang kesulitan mengulang performa impresif musim kemarin.
Pasukan Guardiola, meski begitu, masih melaju kuat di tiga kompetisi, termasuk di Liga Champions, dengan mereka akan menghadapi Real Madrid dalam babak 16 besar.
Ada rumor yang menyebutkan eks pelatih Barcelona itu berpeluang pergi dari City jika gagal meraih prestasi di Eropa, namun kini menegaskan targetnya untuk menghabiskan sisa kontrak terlepas apa pun pencapaian akhir kampanye.
"Saya katakan berulang kali, kecuali klub memecat saya, saya 100 persen akan bertahan," ungkap Guardiola kepada reporter. "Tentu saja, 100 persen saya akan bertahan di sini untuk musim depan."
"Bukan karena kami memenangkan dua pertandingan terakhir atau bermain lebih baik dalam beberapa bulan terakhir."
"Saya menikmati pekerjaan ini dan menyukainya, bahkan jika memburuk dan kami tidak masuk ke Liga Champions, saya tidak akan pergi."
"Sebagai manajer, ada momen-momen baik dan buruk, Anda tidak bisa setiap saat menang. Tapi semua ini tentang apa yang bisa dilakukan ke depan dan bagaimana cara melakukan peningkatan."


