Pep Guardiola Manchester City 2019-20Getty

Pep Guardiola: Laga Lawan Norwich City Jadi Percobaan Jelang Pertemuan Manchester City Kontra Real Madrid

Pep Guardiola mengatakan kepada para pemain Manchester City bahwa duel kontra Norwich City di laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2019/20 ini, Minggu (26/7) malam WIB, sebagai percobaan jelang pertandingan lawan Real Madrid pada bulan depan.

The Citizens akan menjamu The Canariens di Etihad Stadium sebagai pertandingan yang sebenarnya tidak lagi menentukan status masing-masing tim.

City sudah dipastikan finis di peringkat kedua dan gelar rela direbut Liverpool, sedangkan Norwich sudah dipastikan terdegradasi. Jadi, pertandingan ini dianggap sebagai "formalitas" belaka.

Meski begitu, Guardiola bertekad menjadikan pertandingan ini untuk mempertajam timnya jelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions lawan Los Blancos yang tertunda akibat pandemik virus corona dan kini dijadwalkan akan berlangsung di Etihad pada 7 Agustus mendatang.

City unggul 2-1 di pertemuan pertama di Santiago Bernabeu pada Februari lalu, setelah kekalahan yang mengecewakan dari Arsenal di semi-final Piala FA.

"Saya tahu mereka dengan sangat baik, tapi pertandingan lawan Norwich dan cara mereka berlatih pada pekan ini--saya akan memperhatikan siapa yang lebih bisa bermain lawan Madrid," ujar Guardiola.

"Setiap hari akan menjadi ujian buat saya untuk melihat siapa yang akan siap untuk bermain di pertandingan ini. Saya akan mengatakan lawan Arsenal, kami tidak siap, lawan Watford agak lebih baik, tapi kami masih perlu berkembang."

Norwich sebenarnya mengalami lompatan yang besar setelah promosi pada musim lalu, namun kemenangan mereka atas City di Carrow Road pada September menjadi sebuah kejutan. Itu adalah yang pertama dari sembilan kekalahan skuad Guardiola pada musim ini.

Sejauh ini, City sudah mencetak 97 gol dan tim asal Manchester itu berpeluang mencetak 100 gol atau lebih di pertandingan lawan Norwich pada dua hari mendatang.

"Kami kalah di sana. Pertandingan itu menunjukkan inkonsistensi kami pada musim ini," ujar Guardiola lagi.

"Pertandingan terakhir adalah untuk pertama kali kami memenangkan empat pertandingan secara beruntun. Musim lalu, kami melakukan 14 [berturut-turut] dan sebelum itu 18. Kami tidak konsisten."

"Ini adalah pertandingan terakhir di kandang. Kami ingin menang, mungkin mencetak 100 gol lagi dan kemudian bersiap untuk pertandingan lawan Madrid."

Iklan
0