Pep Guardiola menutup peluang bagi dirinya untuk kembali melatih Barcelona, dengan sang manajer Manchester City menyebut Ronald Koeman masih pantas melatih satu tahun lagi di Camp Nou.
Guardiola membentuk salah satu tim terbesar dalam sejarah sepakbola di Barca antara 2008 dan 2012, memenangkan 14 trofi termasuk tiga gelar juara La Liga dan dua mahkota Liga Champions.
Juru latih asal Spanyol itu juga menikmati kesuksesan di Bayern Munich dan Manchester City, yang baru dipimpinnya meraih titel Liga Primer Inggris kelima klub pada musim 2020/21, tapi sampai sekarang masih dikaitkan dengan rumor kembali ke Barcelona.
Guardiola menyatakan sebelum kekalahan City dari Chelsea di final Liga Champions bulan lalu bahwa ia akan bertahan di Etihad Stadium sampai kontraknya habis pada 2023, dan menegaskan kembali pendiriannya ketika ditanya mengenai rumor pulang ke Camp Nou pekan ini.
"Saya memiliki kontrak dua tahun di Manchester, saya senang dan itu akan terus berlanjut," katanya kepada Cadena SER.
Guardiola justru memberikan dukungan kepada pelatih Blaugrana saat ini, Koeman, yang akhirnya tetap dipercaya melatih klub oleh presiden klub, Joan Laporta pekan lalu usai masa depannya dipertanyakan.
Pelatih asal Belanda itu akan melanjutkan jabatannya di Barca musim depan dan punya opsi perpanjangan satu tahun apabila mampu memenuhi targetnya, dan menurut Guardiola keputusan itu adil bagi Koeman yang mempersembahkan trofi Copa del Rey dalam musim debutnya.
"Koeman adalah pelatih ideal untuk musim depan, saya sangat senang dan presiden [Barcelona] yakin," lanjut Guardiola. "Tahun ini sulit bagi semua orang dan Ronald pantas melatih satu tahun lagi, dengan suporter yang bisa kembali ke stadion. Selain itu, tahun kedua selalu lebih baik."
"Kadang-kadang tim bermain sangat baik, mereka termasyk di antara tim yang memainkan sepakbola lebih baik di Spanyol."




