Granit Xhaka Switzerland 2022Getty Images

"Jashari Dalam Balutan Jersey" - Kontroversi Selebrasi Granit Xhaka Untuk Separatis Kosovo

Gelandang sekaligus kapten timnas Swiss, Granit Xhaka, kembali berada dalam pusat kontroversi lainnya.

Terkini, Xhaka berselebrasi dengan mengenakan jersey bertuliskan ‘Jashari’ di punggung. Hal itu dilakukannya usai Swiss pastikan tiket ke babak 16 besar menyusul kemenangan atas Serbia 3-2 pada laga penutup Grup G, Sabtu (3/12) dini hari WIB.

Namun aksi sang pemain selepas peluit akhir tersebut sempat menarik perhatian FIFA. Tapi saat ditanya, ia mengklaim bahwa aksinya itu dipersembahkan untuk rekannya di timnas Swiss, Ardon Jashari.

Namun, nama belakang yang sama juga diketahui merupakan pendiri Tentara Pembebasan Kosovo (Kosovo Liberation Army), yakni Adem Jashari, mantan pentolan kelompok separatis Kosovo-Albania yang berjuang untuk melepaskan diri dari Serbia sebagai salah satu negara pecahan Yugoslavia.

Xhaka adalah salah satu pemain Swiss berdarah Kosovo-Albania. Yang disebut terakhir adalah daerah konflik yang telah mendeklarasikan kemerdekaan sejak 17 Februari 2008, tapi belum diakui oleh Serbia.

“Tidak ada latar belakang politik apa pun untuk itu,” ucap Xhaka selepas pertandingan.

"Ardon adalah bagian dari skuat kami dan kami menghabiskan banyak waktu bersama,” tutur pemain berusia 30 tahun itu

“Saya mengatakan kepadanya jika kami menang, saya akan mengenakan jersey atas namanya,” tambahnya.

Pada edisi 2018 di Rusia, Xhaka bersama Xherdan Shaqiri dan Stephan Lichtsteiner juga melakukan selebrasi provokatif dengan gestur elang berkepala dua alias ‘Albanian Eagle’ saat merayakan gol ke gawang Serbia yang berujung hukuman FIFA meski hanya dalam bentuk denda dan bukan dalam bentuk larangan bermain.

Yang menarik, kakak Xhaka, Taulant, adalah pemain timnas Albania. Nama terakhir telah mengantongi 31 caps dan berkarier di Liga Super Swiss untuk membela Basel. Tapi, ia memutuskan pensiun pada tahun lalu dengan alasan cedera dan masalah pribadi.

Adapun Granit Xhaka dkk bakal menghadapi Portugal pada babak 16 besar di Stadion Lusail Ikonik, Rabu (7/11) dini hari WIB.

Iklan
0