Gelandang Arsenal, Granit Xhaka (28 tahun), dikabarkan semakin dekat dengan kepindahan ke AS Roma. Begitu klaim football.london.
Xhaka nyaris hengkang dari Arsenal sejak Januari 2020 setelah berseteru dengan fans. Tapi, ia dibujuk untuk bertahan oleh Mikel Arteta dan sang pemain pun kembali mencuri hati penggemar.
Ketika itu, Xhaka sudah mendekat ke Hertha Berlin. Pemain asal Swiss itu bahkan dilaporkan sudah menyetujui kesepakatan pribadi.
Kini, Xhaka dilaporkan tertarik dengan prospek bermain di bawah arahan Mourinho. Di saat yang sama, mantan kapten Borussia Monchengladbach itu pun dikagumi eks klubnya tersebut.
Sejak didatangkan Arsenal dari Gladbach pada 2016, Xhaka telah melakoni lebih dari 200 penampilan di lintas ajang. Ia selalu tampil reguler di bawah mantan manajer Arsene Wenger, Unai Emery, serta bos saat ini, Arteta.
Mourinho adalah fans berat Xhaka. Dua tahun lalu, The Special One melontarkan pujian yang sulit rasanya untuk tidak membuat sang pemain tersanjung.
“Xhaka adalah pemain utama di seluruh lini tengah Arsenal. Anda tidak dapat melihat itu kecuali saya meminjamkan salah satu mata saya kepada Anda," ucap Mourinho.
“Tanpa dia, Arsenal kalah. Dia adalah pemimpin. Ingat, kesalahan dibuat oleh manusia,” tambahnya.
Terbaru, Arsenal melewatkan kans datangkan gelandang Norwich, Emi Buendia, yang pilih pindah ke Aston Villa. Sementara The Gunners kini tengah mencoba mempermanenkan Martin Odegaard dari Real Madrid.
Adapun Xhaka—yang kontraknya di Arsenal tersisa hingga Juni 2023—lagi fokus ke Euro 2020. Timnas Swiss tergabung di Grup A bersama Wales, Italia, dan Turki.




