Manajer Chelsea Graham Potter menegaskan dirinya harus kuat dalam menghadapi tekanan dari pihak luar, menyusul hasil buruk yang diperoleh The Blues dalam sepuluh pertandingan terakhir.
Chelsea mendapatkan dua kemenangan dan satu imbang, serta sisanya berupa kekalahan di sepuluh laga tersebut di semua kompetisi. Kritikan pedas langsung menghampiri Potter selepas digasak Manchester City 4-0 di Piala FA.
Potter mengakui tekanan yang ditujukan kepada dirinya tidak mudah. Kendati demikian, Potter berusaha mengambil sisi positif dari tekanan dan kritikan tersebut.
“Anda selalu merasakan tekanan. Semakin tinggi Anda melangkah, semakin banyak tekanan dan suara bising dari luar. Di klub seperti Chelsea, dengan tanggung jawab, sejarah, tradisi, serta tuntutan, tentu ada kegaduhan dan kritikan ketika Anda tak mendapat hasil sesuai harapan,” tutur Potter dikutip laman Football London.
“Itu semua sudah Anda perkirakan. Tetapi Anda harus memasukkannya ke dalam perspektif, terus bekerja, mencoba untuk meningkatkan diri, tetap kuat, dan melewatinya.”
“Anda harus memahami, itu adalah bagian dari pekerjaan. Saya pikir Anda hanya perlu melihat beberapa rekan saya di posisi yang sama, Pep [Guardiola] misalnya, di musim pertamanya dikritik cukup keras.”
“Mikel [Arteta] harus menanggung kritikan. Jurgen Klopp juga akan mendapat kritik, dan orang-orang ini luar biasa. Sepakbola itu sarat emosional, dan ketika Anda kalah, Anda tidak memikirkannya, Anda merasakannya. Anda merasakan sakit, penderitaan, ketidaknyamanan.”
Potter tetap menganggap performa Chelsea ketika dikalahkan City dalam dua pertemuan beruntun di Liga Primer Inggris dan Piala FA tidak buruk. Menurutnya, City merupakan pesaing kuat di papan atas, sehingga tidak mudah dihadapi.
“Secara keseluruhan, itu adalah kinerja yang positif. Kami merasa senang dengan banyak hal yang kami lakukan. Setelah pertandingan, tidak mudah untuk pulih dari kehilangan dua pemain kunci kami [karena cedera]. Tetapi para pemain melakukannya dengan cara yang baik,” ucap Potter.
“Manchester City adalah lawan yang hebat tetapi setelah mengatakan itu, kami menyamai mereka dan itu adalah pertandingan yang seimbang di Stamford Bridge. Jadi ada hal positif yang bisa diambil.”




