Manajer Chelsea Graham Potter merasa senang bisa kembali ke kota tempat tinggalnya, namun tidak terlalu memikirkan omongan tetangga menjelang duel melawan Brighton & Hove Albion, Sabtu (29/10) malam WIB.
Potter merupakan sosok penting bagi Brighton selama tiga tahun di klub itu. Potter membuat Brighton terhindar dari degradasi selama dua musim, dan membawa The Seagulls menempati posisi kesembilan klasemen akhir pada 2021/22.
Itu menjadi torehan tertinggi yang pernah dicapai Brighton di kompetisi kasta teratas di Inggris dalam sejarah klub. Tak heran bila Chelsea langsung mengontrak Potter pada awal September lalu untuk menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat.
Meski sudah menangani Chelsea, Potter masih tinggal di Brighton yang hanya menempuh dua jam perjalanan dari London. Kembalinya Potter ke Brighton sebagai lawan tentunya akan berpengaruh terhadap hubungan dengan tetangga.
“Tidak, karena sejujurnya saya tidak bersosialisasi dengan tetangga. Saya jarang keluar rumah. Saya datang ke sini untuk melakukan pekerjaan, dan selanjutnya pulang. Ketika berada di rumah, saya lebih suka berkumpul dengan tetangga,” ucap Potter dikutip laman Football London.
Situasi makin rumit, karena Brighton tidak pernah meraih kemenangan sejak ditinggal Potter. Tim besutan Roberto Di Zarbi ini hanya memperoleh dua imbang dan tiga kekalahan.
Kendati demikian, Potter tidak mau menganggap remeh mantan tim besutannya. Menurut Potter, Brighton berpotensi memberikan kejutan. Pria berusia 47 tahun ini juga sudah memahami isi Brighton.
“Tentu saja mereka mampu untuk melakukan itu. Saya pikir mereka kurang beruntung. Itu satu-satunya hal yang bisa saya katakan, kinerja mereka bagus. Banyak hal positif di sana, ada perbedaan. Keberuntungan, terkadang Anda membutuhkannya,” tutur Potter.
“Saya tahu kualitas tim itu, jadi ini pertandingan yang sulit bagi kami. Saya pikir Roberto telah melatih dengan baik dalam beberapa pekan, dan Anda dapat melihat ide-idenya, Anda dapat melihat perbedaannya, pasti ada perubahan di sana. Sementara saya mengenal para pemain dengan baik.”




