Graham Potter Chelsea 2022-23Getty Images

Graham Potter "Sok Pintar", Alasan Chelsea Dibantai Brighton?

Mantan bek Arsenal Martin Keown menuding manajer Chelsea Graham Potter "terlalu sok pintar" setelah The Blues dibantai Brighton, Sabtu (29/10) kemarin.

Start tak terkalahkan Potter di Chelsea dihentikan oleh klub yang ia tinggalkan, dengan The Blues luluh lantak 4-1 di kandang Brighton.

The Seagulls unggul 3-0 di babak pertama dan meski Kai Havertz sempat mengurangi defisit Chelsea tiga menit setelah turun minum, tim tuan rumah mampu bertahan dan bahkan menambah gol di penghujung laga.

Potter sok pintar, Chelsea kalah total?

Ini menjadi laga kepulangan yang memalukan bagi Potter, yang menghabiskan tiga musim di Amex Stadium menyulap Brighton menjadi klub jempolan Liga Primer Inggris.

Memang perlu dikatakan bahwa berbagai cedera di posisi krusial memaksa Potter mengutak-atik lini belakang Chelsea beberapa kali sejak menggantikan Thomas Tuchel, tetapi Keown merasa pelatih 47 tahun itu memperumit pekerjaannya sendiri.

"Chelsea enggak jelas di lini belakang. Menurut saya ada terlalu banyak perubahan," ucap mantan bek Arsenal itu kepada BBC.

"Anda dirugikan di situasi seperti ini. Anda ingin memformulasikan kerja sama tetapi lini belakang selalu berubah. Hari ini tiga bek mereka berbeda."

"Mereka wing-back yang bukan wing-back. Mereka memainkan Raheem Sterling di posisi wing-back hari ini dan saya rasa itu tak cocok dengan gaya main mereka."

"Mungkin Graham Potter mencoba terlalu sok pintar. Padahal tinggal lakukan hal yang sama, sepakbola itu permainan sederhana kok."

Potter: Chelsea kehilangan pemain kunci

Thiago Silva Chelsea 2022-23Getty Images

Ditanya apakah ia akan terus melakukan perubahan rutin di susunan pemain dan taktiknya, Potter menyebut absennya beberapa pemain sebagai alasan ia sering melakukan rotasi.

Ia berkata: "Ini bukan soal perubahan. Anda harus menemukan cara untuk menang dan tampil bagus. Jadwal kami padat sekali di Oktober."

"Jadi atas berbagai alasan, kami kehilangan pemain-pemain kunci seperti Reece [James], [Kalidou] Koulibaly, [Wesley] Fofana, dan [N'Golo] Kante. Jadi selalu ada tantangan untuk menyusun tim."

"Hari ini kami berusaha... dan tim lawan tampil lebih baik. Saya harus menganalisis pertandingan dan melihat apa yang bisa saya tingkatkan."

Iklan