Fermin Lopez melanjutkan performa gemilangnya bersama Barcelona, setelah memainkan peran sentral dalam awal yang kuat bagi timnya menghadapi Valencia di Stadion Mestalla, dengan menciptakan gol pertama untuk Lamine Yamal, sebelum akhirnya mencetak sendiri gol kedua, menegaskan posisinya yang kian penting dalam perhitungan Hansi Flick pada awal musim.
Sebagaimana terlihat sepanjang pertandingan, Fermin bergerak dari posisinya di lini tengah serang menuju sayap kanan pada menit keenam, lalu memberikan umpan istimewa kepada Lamine Yamal yang membuka keunggulan.
Beberapa menit kemudian, pemain yang sama kembali menciptakan peluang untuk rekannya, namun gol tersebut dianulir karena offside setelah intervensi teknologi VAR.
Fermin tidak hanya berhenti pada menciptakan ancaman, sebab pada menit ke-22 ia berhasil menggandakan keunggulan Barcelona, setelah menyambar bola liar di dalam kotak penalti Valencia, menyusul usaha dari Anthony Gordon, sehingga melanjutkan awal musim yang luar biasa untuknya.
Fermin menambah koleksinya menjadi 4 gol musim ini, hanya berselisih dua gol dari torehannya musim lalu, sementara total golnya bersama Barcelona mencapai 13 gol, sebuah indikasi baru atas berkembangnya peran ofensifnya bersama tim.
Xavi Hernandez sebelumnya menilai kegemilangan Fermin sebagai buah dari kerja keras yang ia tunjukkan selama pengalamannya bersama Linares, sebelum Hansi Flick mewarisi pemain yang tampak semakin penting dalam sistem Barcelona ini, berkat kemampuannya untuk bergerak, menciptakan peluang, dan mencetak gol.
Pada menit ke-40, Fermin nyaris melengkapi malam yang luar biasa dengan gol ketiga, setelah memperagakan sentuhan teknik yang memukau di ruang sempit, dalam sebuah momen yang mengingatkan pada gaya Diego Maradona, namun kiper Stole Dimitrievski dan tiang gawang menghalanginya untuk mencetak gol.





