GoalPedia Piala Dunia | H-2 | Bela Dua NegaraMoh Ridwan Widiyana/Goal Indonesia

GoalPedia Piala Dunia: Mereka Yang Pernah Bela Dua Negara Berbeda

Piala Dunia sudah menjadi ajang supremasi antarnegara terkait siapa yang punya timnas sepakbola terbaik di dunia. Tak jarang pertarungan  di lapangan hijau ibarat perang sungguhan yang mempertaruhkan harga diri bangsa.

Namun sejumlah pemain sepertinya tidak terlalu memusingkan hal tersebut dengan memilih untuk membela dua negara di Piala Dunia karena berbagai pertimbangan, mulai dari alasan pribadi hingga faktor negara yang terpecah belah, seperti yang terjadi di Yugoslavia.

Sepanjang sejarah, sebagaimana catatan Opta, terdapat 11 pemain yang pernah tampil membela dua negara di Piala Dunia.

Luis Monti menjadi pelopor dari pesepakbola berpaspor dua ini ketika membela Argentina di Piala Dunia 1930 dan Italia di Piala Dunia 1934. Hebatnya, Monti yang berposisi sebagai gelandang mampu mengantarkan dua negaranya itu lolos ke final Piala Dunia, dengan salah satunya menjadi juara dunia saat membela Italia.

Catatan unik Monti itu tentu tidak akan mungkin terjadi pada hari ini. Sebab, FIFA sudah mengatur ketat terkait perpindahan timnas dalam Statuta FIFA, yang poin utamanya adalah hanya membolehkan pemain berpindah timnas asalkan tak pernah tampil di kompetisi resmi.

Di samping itu, masih ada persyaratan lain yang salah satunya harus dipenuhi seperti adanya garis keturunan dari negara yang bersangkutan atau tinggal selama setidaknya lima tahun di negara tersebut, dan lain sebagainya (Syarat lengkap bisa disimak di sini).

GoalPedia Piala Dunia | H-2 | Bela Dua NegaraGetty

Sebelum aturan itu disahkan pada 2004, FIFA memang dikenal longgar dalam mengatur kewarganegaraan pemain. Asalkan punya paspor negara yang dipilih, seorang pemain boleh membela timnas negara tersebut kendati sebelumnya pernah berseragam timnas lain.

Tidak heran ada ratusan pemain yang pernah membela dua negara, meski hanya sedikit yang bisa melakukkanya di Piala Dunia. Salah satu di antaranya adalah legenda besar Hongaria Ferenc Puskas. Seusai memperkuat The Mighty Magyar yang termasyhur pada Piala Dunia 1954, Puskas lantas membela Spanyol di Piala Dunia 1962.

Piala Dunia di Cile itu juga memunculkan pemain lain yang punya cerita sama dengan Puskas, seperti Jose “Mazzola” Altafini (Brasil (1958, Italia (1962)) dan Jose Santamaria (Uruguay (1954), Spanyol (1962).

d9e2173e39899dbcde45fb6b6f55b4f1c9ec90acd9e6facf39be4c81536a5bb49aaafe7d4853ccc0

Di era modern, yang paling populer tentu saja Dejan Stankovic. Faktor negara yang terpecah membuat mantan pemain Inter Milan ini tercatat pernah membela tiga negara yang punya nama berbeda di Piala Dunia: Yugoslavia (1998), Serbia-Montenegro (2006), dan Serbia (2010).

Kolapsnya negara Balkan itu juga membuat sejumlah pemain lain merasakan mentas di Piala Dunia dengan negara berbeda, seperti Robert Prosinecki dan Savo Milosevic. Prosinecki bahkan membuat catatan unik dengan menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di Piala Dunia dengan dua negara berbeda, yakni bersama Yugoslavia (1990) dan Kroasia (1998).

GoalPedia Piala Dunia adalah artikel berseri dari Goal Indonesia tentang fakta-fakta menarik dalam sejarah Piala Dunia yang diterbitkan sejak H-30 sampai kick-off Piala Dunia 2018. Simak daftar lengkapnya di sini!

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018
2.Ini Respons Mo Salah Soal Komentar Sergio Ramos
3.Joao Cancelo Ke Juventus, Eks Direktur Teknik Inter Meradang
4.Transfer Radja Nainggolan Ke Inter Milan Selesai?
5.Dari Tertua Hingga Termuda: Usia Rata-Rata Skuat Piala Dunia 2018
Iklan