Goal25 7 Septian David MaulanaGoal/Istimewa

GOAL 25 2017: #7 Septian David Maulana


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Usianya masih terbilang muda. Namun, sudah menjadi tulang punggung di timnas Indonesia U-23 dan Mitra Kukar sejak musim 2017 lalu. Penampilannya selalu menuai pujian dari rekan maupun lawan.

Ya, Septian David Maulana kini baru berusia 21 tahun. Akan tetapi, ia mampu menyisihkan para pemain lainnya yang berumur jauh lebih tua darinya. Ketenangannya dalam membawa bola dan umpan akurat jadi kelebihan yang dimilikinya.

Selain itu, perawakannya yang kalem dan suka menebar senyuman membuat Septian menjadi idola baru kaum hawa di pentas sepakbola nasional. Sosok asal Semarang tersebut memang tidak pernah berbuat neko-neko.

Septian mengawali kariernya di Sekolah Sepakbola (SSB) Bhaladika Semarang pada 2010 hingga 2012. Keputusannya bermain di sana ternyata tidak salah, karena ia terus berkembang.

Pada 2013 lalu, Septian menjadi salah satu pemain yang mewakili tim Indonesia ke Piala Pelajar Asia U-18. Dalam ajang tersebut ia dinobatkan menjadi pemain terbaik.

Berkat penampilan impresif yang diperlihatkannya, Septian akhirnya dilirik Indra Sjafri buat masuk ke timnas Indonesia U-19. Memang, dia gagal membawa timnas Indonesia U-19 berprestasi di pentas Piala Asia U-19 2014.

Namun, itu menjadi awal karier profesionalnya. Mitra Kukar, memberikan kontrak pada musim 2015 dan ia bertahan hingga sekarang. 

Menimba ilmu bersama Naga Mekes, Septian makin cemerlang. Buktinya, ia menjadi andalan di lini depan Mitra Kukar, meski beberapa kali klub tersebut berganti pelatih.

Aksi ciamiknya, membuat Luis Milla yang dipercaya menangani timnas Indonesia pada 2017 kepincut. Septian dipanggil setiap kali pasukan Merah Putih menjalani pemusatan latihan atau bertanding.

Lewat tangan dingin Milla, Septian makin menggila. Pria asal Spanyol tersebut mengubah posisi asli Septian yang tadinya seorang sayap menjadi gelandang serang maupun penyerang lubang.

Tak diduga, langkah yang diambil Milla tersebut ternyata berdampak positif. Septian tampil menggigit, dan berhasil menyumbangkan medali perunggu buat Indonesia di SEA Games, Malaysia, tahun lalu.

"Secara pribadi saya tidak suka memberikan pujian personal, tapi Septian adalah beberapa dari banyak aset untuk timnas Indonesia," puji Milla.

Pada musim lalu, Septian memang jarang sekali membela Mitra Kukar, akibat kesibukannya bersama timnas Indonesia U-23. Dari 34 laga yang dimainkan klub asal Tenggarong tersebut, ia bermain sebanyak 19 kali dan mencetak empat gol. 

Namun, kerja keras yang diberikan Septian tetap patut diacungi jempol. Menarik ditunggu apakah Septian tetap bisa mempertahankan perfoma impresifnya bersama Mitra Kukar dan timnas Indonesia U-23 di musim ini atau tidak.

Pencapaian dalam hidup dimulai dari satu langkah. Untuk menjadi yang terbaik dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan sikap tanggung jawab yang besar. Tahun 2018 merupakan tahun penting bagi sepakbola Indonesia dengan target tinggi pada berbagai ajang besar. Ini saatnya mewujudkan mimpi besar itu bersama CLEAR. Ayo, Indonesia bisa! #AyoIndonesiaBisa #PakaiKepalaDingin #CLEAR #BebasKetombe

Iklan
0