OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN
Lincah dan cepat menjadi ciri khas Rizky Rizaldi Pora di setiap pertandingan. Penggawa Barito Putera itu selalu bisa menghadirkan ancaman di lini pertahanan lawan lewat pergerakannya yang kerap menyisir sisi sayap.
Dia adalah salah satu pemain yang sukses bertransformasi posisi. Sebelumnya, mantan pemain Persita Tangerang itu berposisi sebagai bek sayap kiri. Namun ketika memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2016, oleh pelatih timnas Indonesia ketika itu, Alfred Riedl, posisi pemain berusia 28 tahun itu diubah menjadi lebih ke depan.
Ya, dia ditempatkan sebagai seorang winger. Dan ternyata tak butuh waktu lama bagi Rizky beradaptasi dengan posisi barunya itu. Bahkan, dia menjadi salah satu pemain sayap yang paling diwaspadai oleh lawan-lawan skuat Garuda di Piala AFF 2016.
Setelah itu, posisi tersebut terus diperankannya di Barito Putera di bawah kendali pelatih Jacksen Ferreira Tiago. Permainan apik terus ditunjukkannya saat dimainkan.
Sebagai kapten tim Laskar Antasari, dia juga diharapkan bisa terus menjadi panutan bagi para pemain muda klub asal Banjarmasin itu.
"Saya harap dia jadi legenda hidup Barito Putera dan jadi contoh untuk anak-anak muda yang ada di sana," ucap Hasnuryadi Sulaiman, manajer Barito Putera.
Pada musim lalu, Rizky tampil trengginas dalam 30 pertandingan Liga 1 2017. Dia berhasil mengemas sepuluh gol dan tujuh assist di kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut pada musim lalu.
Ini membuktikan bahwa dia adalah salah satu winger terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
