Goal25 9 Lerby Eliandry CoverGoal/Istimewa

GOAL 25 2017: #9 Lerby Eliandry


OLEH   FARABI FIRDAUSY

Nama Lerby Eliandry sempat dipandang sebelah mata ketika mendapat panggilan membela timnas Indonesia pada Piala AFF 2016. Namun pemain asal Samarinda tersebut bisa membuktikan kapasitasnya sebagai striker.

Setidaknya ia berhasil membobol gawang Thailand pada laga perdana fase grup. Meski akhirnya Indonesia harus mengakhiri laga dengan kekalahan 4-2, namun gol tersebut mulai memacu kepercayaan diri Lerby.

Panggilan membela  Merah-Putih  mulai menjadi hal normal untuk Lerby, Luis Milla pun kerap mencantumkan namanya dalam partai uji coba internasional bersama timnas proyeksi Asian Games 2018. Gol keduanya untuk  Garuda  tercipta pada Oktober tahun lalu, ke gawang Kamboja.

Bicara soal pencapaian musim lalu, Lerby justru menyingkirkan pamor Shane Smeltz sebagai  marquee player  Borneo FC. Lerby dipercaya sebagai bomber reguler tim  Pesut Etam  dan berhasil menjadi salah satu bomber lokal tersubur di Liga 1 dengan 16 gol ia catatkan musim lalu.

Arsitek PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mengakui bahwa Lerby merupakan salah satu aset penting Indonesia di tengah langkanya bomber lokal. "Saya selalu menekankan kepada pemain untuk mewaspadai Lerby," ucap Robert ketika PSM hendak menjamu Borneo.

Tim-tim besar sebenarnya meminati servis dari pemain 26 tahun itu, bahkan Persib Bandung sempat dirumorkan ngebet meminang Lerby, dan tawaran besar dari tim asal Thailand pernah menghampirinya sebelum Liga 1 2017 dimulai.

Sudah cinta dan ingin mempersembahkan trofi di kota kelahirannya, Samarinda, jadi alasan Lerby memilih bertahan di Borneo. "Memang benar ada tawaran yang datang, tapi saya pilih komitmen dengan Borneo sebagai putra asli Samarinda," ungkapnya ketika ditemui di Jakarta.

Kesetiaan Lerby membela Borneo cukup mengundang ketertarikan dari striker asal Brasil, Marlon da Silva. "Lerby sudah menjadi bintang di Kalimantan dan saya sangat senang bisa berduet dengan dia," ucap eks Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan tersebut.

Salah satu momen terbaik dari Lerby musim lalu adalah golnya ke gawang gawang Mitra Kukar di Stadion Segiri. Satu gol ia jaringkan dengan cara salto dan gol tersebut memastikan kemenangan Borneo di markas mereka sendiri.

Gol semacam itu sudah beberapa kali dilakukan Lerby, termasuk pada kompetisi nonresmi 2016, melawan Persegres Gresik United. Bali United sebagai tim yang pernah dibela Lerby cukup mengantisipasi kehadirannya ketika musim lalu kedua tim akan bertemu.

"Saya sangat apresiasi atas apa yang ditampilkan Lerby sejauh ini. Saya sangat bangga dengan dia yang merupakan pemain lokal Indonesia dan sudah mencetak sepuluh gol," ucap Widodo C Putro, pelatih Bali United, September tahun lalu.

"Saat ini dia mampu bersaing dengan deretan penyerang asing. Saya juga sempat melihat Lerby mencetak gol saat di Gresik di mana saat itu dia mencetak gol dengan cara yang spektakuler," pungkas mantan striker timnas Indonesia tersebut.

Pencapaian dalam hidup dimulai dari satu langkah. Untuk menjadi yang terbaik dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan sikap tanggung jawab yang besar. Tahun 2018 merupakan tahun penting bagi sepakbola Indonesia dengan target tinggi pada berbagai ajang besar. Ini saatnya mewujudkan mimpi besar itu bersama CLEAR. Ayo, Indonesia bisa! #AyoIndonesiaBisa #PakaiKepalaDingin #CLEAR #BebasKetombe

Iklan