Ilija Spasojevic - timnas IndonesiaJohnathan Y

GOAL 25 2017: #2 Ilija Spasojevic


OLEH   DONNY AFRONI

25 Oktober 2017 menjadi hari bersejarah bagi Ilija Spasojevic. Ya, pada tanggal itu Spasojevic akhirnya resmi memiliki paspor Indonesia setelah proses naturalisasinya berjalan lancar.

Menjadi warga negara Indonesia (WNI) merupakan mimpi Spasojevic setelah ia berkarir di Negeri Seribu Pulau ini. Keinginan itu makin kuat ketika ia menikah dengan wanita Indonesia, dan mempunyai dua anak. Perubahan status ini pun membuat pemain berusia 30 tahun itu mempunyai kans memperkuat timnas Indonesia.

“Akhirnya saya Indonesia! Saya berharap suatu saat saya akan memakai seragam Merah Putih kebanggaan 'Garuda' di Timnas Indonesia. Saya bangga menjadi bangsa Indonesia!” ujar Spasojevic beberapa saat setelah mendapatkan paspor Indonesia.

Spasojevic sudah mengungkapkan keinginannya memperkuat timnas Indonesia sejak memperkuat Persib Bandung pada 2015. Tim nasional bukan barang langka bagi Spasojevic, walau baru lingkup junior. Ia pernah memperkuat Serbia-Montenegro U-17 dan 19, serta Montenegro U-20.

Ilija Spasojevic - timnas IndonesiaJohnathan Y

Keinginan itu terwujud selang dua tahun kemudian ketika pelatih timnas Indonesia Luis Milla memanggilnya untuk mengikuti pelatnas untuk menghadapi Suriah dan Guyana di pertandingan uji coba. Milla pun tidak sembarangan dalam memasukkan nama penyerang kelahiran Bar, SFR Yugoslavia, ini.

“Spaso adalah opsi lebih di tim nasional, terutama di beberapa posisi yang kami merasa masih kesulitan. Spaso kami harap bisa jadi solusi. Spaso juga sudah mencapai level tertinggi dalam level kompetisi dengan menjuarai Liga 1 bersama Bhayangkara FC,” tutur Milla.

Penilaian Milla memang berdasarkan performa Spasojevic bersama Bhayangkara FC. Sejak direkrut pada putaran kedua Liga 1 2017, mantan penggawa PSM Makassar ini telah menorehkan 13 gol dari 16 pertandingan. Gol demi gol yang dilesakkan Spasojevic turut membantu Bhayangkara FC meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi.

Setelah menjalani debutnya bersama Bhayangkara FC melawan Perseru Serui di Stadion Marora, pemain berpostur 187 centimeter ini baru menorehkan gol di laga kedua melawan Sriwijaya FC. Gol itu pun menjadi penentu kemenangan 2-1 The Guardians atas tamunya.

Selepas itu, kran gol Spasojevic tidak berhenti. Berturut-turut ia menyumbangkan gol bagi Bhayangkara FC, sehingga tim besutan Simon McMenemy ini menapak ke puncak klasemen. Golnya ke gawang Persela Lamongan menjadi istimewa, karena diciptakan ketika ia sudah berstatus WNI. Itu merupakan gol kedelapan Spasojevic di Liga 1. 

Total Spasojevic sukses menjebol gawang lawan di 11 pertandingan pada putaran kedua Liga 1. Catatan itu yang membuat pemain yang lahir pada 11 September 1987 ini mencicipi timnas Indonesia. Spasojevic pun kegirangan akhirnya bisa memakai jersey Merah-Putih.

Ilija Spasojevic - Bhayangkara FC

“Pertama kali pakai baju timnas? Saya kaya anak kecil baru masuk timnas. Ini sangat luar biasa dan ini latihan pertama saya juga dimana saya jadi bagian dari timnas,” imbuh Spasojevic.

Sayangnya, debut Spasojevic tidak berjalan mulus. Walaupun menurunkan delapan pemain timnas senior, mereka dipaksa menelan kekalahan 1-0 dari Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada 18 November.

Namun kegagalan itu ditebus Spasojevic ketika menghadapi Guyana pada 25 November di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Suami Lelhy Arief Spasojevic ini mencetak gol perdananya bagi timnas. Tidak tanggung-tanggung, dua gol Spasojevic memberikan timnas Indonesia kemenangan 2-1.

Kini aksi Spasojevic ditunggu pecinta sepakbola nasional, mengingat ia kini berseragam Bali United. Apalagi Serdadu Tridatu bakal bermain di kompetisi Asia melalui Piala AFC. Setidaknya, Spasojevic mempunyai kesempatan untuk mengharumkan nama Indonesia di level internasional melalui klub.

Pencapaian dalam hidup dimulai dari satu langkah. Untuk menjadi yang terbaik dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan sikap tanggung jawab yang besar. Tahun 2018 merupakan tahun penting bagi sepakbola Indonesia dengan target tinggi pada berbagai ajang besar. Ini saatnya mewujudkan mimpi besar itu bersama CLEAR. Ayo, Indonesia bisa! #AyoIndonesiaBisa #PakaiKepalaDingin #CLEAR #BebasKetombe
Iklan