Goal25 15 Ilham Udin ArmaynGoal Indonesia

GOAL 25 2017: #15 Ilham Udin Armaiyn


OLEH    MUHAMMAD RIDWAN

Perlahan tapi pasti Ilham Udin Armaiyn, menunjukkan performa gemilangnya. Pesepakbola berusia 21 tahun tersebut menjadi salah satu aktor penting yang membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017.

Bersama Bhayangkara FC, Ilham jarang sekali mendapatkan kesempatan bermain sejak menit awal. Pelatih Simon McMenemy, lebih senang menurukan pemuda asal Ternate tersebut pada paruh kedua atau pertengahan babak pertama.

Keputusan yang diambil McMenemy dirasa tepat. Ilham yang memiliki kecepatan serta aksi invidual yang mumpuni kerap kali membahayakan gawang lawan lawan atau mencetak gol buat timnya.

Dari 30 pertandingan yang dimainkannya, Ilham tampil 14 kali dari bangku cadangan. Sementara sisanya dimainkan Ilham dari menit awal, dan ia berhasil menjebol gawang lawan sebanyak sembilan kali.

Akibatnya, Ilham sempat tidak dilirik pelatih timnas Indonesia U-23 Luis Milla. Padahal, rekan satu timnya ketika timnas U-19 menjuarai Piala AFF 2013 lalu banyak yang dipanggil.

Sebut saja, saja Ricky Fajrin, Septian David Maulana, Yabes Roni, Muhammad Hargianto, Hansamu Yama dan Evan Dimas yang selalu diajak Milla. Namun, situasi tersebut tak membuat Ilham kalut.

Sosok yang identik dengan nomor punggung 20 itu terus menampilkan permainan gemilangnya dengan Bhayangkara FC. Akhirnya, Milla memberi kesempatan pada Ilham buat berseragam timnas U-23 saat lawan Kamboja, 4 Oktober 2017.

Semenjak itu, Ilham menjadi langganan timnas Indonesia. Ia pun membayar kepercayaan yang diberikan arsitek asal Spanyol ini dengan gol ke gawang Islandia pada pertengahan Januari 2018.

"Banyak waktu untuk mengembangkan potensi mereka yang tersembunyi dan di timnas U-23," puji Milla setelah melihat penampilan gemilang Ilham.

Namun, kemesraan Ilham dengan Bhayangkara FC tidak berlanjut pada musim ini. Gelar juara Liga 1 yang didapatkannya tak membuatnya kerasan buat bertahan di klub tersebut.

Ilham memutuskan hijrah ke klub Malaysia Selangor FA. Alasan ia pindah selain faktor uang yang lebih besar, karena ingin lebih berkembang lagi. Mengingat, kompetisi Negeri Jiran sudah jauh berkembang dibandingkan Indonesia.

Akan tetapi, proses perpindah Ilham dan rekan satu timnya Evan Dimas ke Selangor FA tidak berjalan mulus. Ketua umum Edy Rahmayadi, sempat menghalangi mereka pergi ke sana.

Edy takut kalau mereka pindah bisa membuat persiapan timnas U-23 ke Asian Games 2018 terganggu. Namun, akhirnya mantan Pangkostrad TNI tersebut memberikan izin setelah petinggi Selangor FA, melakukan pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sesampai di Selangor FA, Ilham langsung menunjukkan kapastitasnya. Ia membawa timnya meraih kemenangan dua gol tanpa balas ketika bertemu Kuala Lumpur FA pada laga perdana Liga Super Malaysia 2018.

Sayangnya, Ilham harus mengakhiri lebih dulu laga tersebut setelah menerima tekel keras dari pemain Kuala Lumpur FA. Kini kondisi Ilham masih dalam tahap pemulihan cedera.

Pencapaian dalam hidup dimulai dari satu langkah. Untuk menjadi yang terbaik dibutuhkan kerja keras, ketekunan, dan sikap tanggung jawab yang besar. Tahun 2018 merupakan tahun penting bagi sepakbola Indonesia dengan target tinggi pada berbagai ajang besar. Ini saatnya mewujudkan mimpi besar itu bersama CLEAR. Ayo, Indonesia bisa! #AyoIndonesiaBisa #PakaiKepalaDingin #CLEAR #BebasKetombe

Iklan
0