OLEH HAMZAH ARFAH
Terlahir di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Samsul Arif Munip menjelma menjadi salah seorang striker lokal tersubur, saat melakoni kompetisi Liga 1 2017 bersama Persela Lamongan. Samsul berhasil menorehkan 17 gol dari 29 pertandingan bersama tim Laskar Joko Tingkir.
Padahal, sempat ada keraguan mengiringi langkah Samsul saat kembali memperkuat Persela musim lalu. Itu setelah dirinya sempat meredup bersama Persib Bandung pada musim 2016. Terlebih, tidak sedikit yang meragukan Samsul bakal bisa bersinar bersama Persela, lantaran usianya yang sudah tidak lagi muda.
Namun hal itu berhasil dibayar tuntas oleh striker yang kini berusia 33 tahun tersebut, dengan penampilan apik di lapangan. Baik pada saat Persela dilatih oleh Heri Kiswanto, maupun pada saat digantikan oleh Aji Santoso.
"Jujur saya ke Persela, juga ingin menambah motivasi dan semangat saya untuk kembali mencetak gol dan menang," ujar Samsul, ketika memutuskan kembali ke Persela pada musim lalu.
Samsul sendiri sempat menjadi aktor pembeda dengan mencetak gol semata wayang, pada saat Persela berhasil mengalahkan Persib dalam pertandingan yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, 22 Oktober 2017.
Terlebih satu minggu sebelum laga tersebut, Persela harus kehilangan sang kapten dan legenda Choirul Huda, yang harus mengembuskan nafas terakhir saat memperkuat tim Laskar Joko Tingkir menghadapi Semen Padang di tempat sama.
"Saya ingin mempersembahkan gol itu (ke gawang Persib) untuk almarhum (Choirul Huda) dan juga membantu Persela," ucapnya.
Selain menahbiskan diri sebagai striker lokal tersubur di Liga 1 musim 2017, Samsul juga sempat menyita perhatian pecinta sepakbola Tanah Air, pada saat memperkuat Persela menumbangkan Barito Putera di Stadion Surajaya, 28 Juli 2017. Tidak hanya membawa Persela menang tipis dengan skor 3-2, namun Samsul juga menyumbang gol indah.
Gol tersebut dicetak Samsul pada menit ke-31 dengan tendangan salto, menyambar bola muntah tembakan Jose Coelho. Lesakkan yang membuat Samsul kemudian mendapat julukan bermacam-macam dari warganet pada akun instagram resmi Liga 1.
Sebelum memperkuat Persela di Liga 1 2017, Samsul tercatat dua kali bergabung dengan tim Laskar Joko Tingkir. Yakni pada musim 2009/10 dengan berhasil mencetak sembilan gol dari 32 pertandingan, serta pada musim 2012/13 dengan torehan 13 gol dari jumlah pertandingan yang sama.
"Bagi saya pribadi, Persela sudah seperti rumah kedua. Saya pernah beberapa kali memperkuat Persela, meski dengan durasi tidak pernah lama," tuturnya.
Namun sama seperti kesempatan sebelumnya, kebersamaan Samsul dan Persela untuk kali ketiga juga berusia tak lebih satu musim. Karena meski sempat dikabarkan bakal diperpanjang, Samsul nyatanya memilih untuk memperkuat Barito Putera pada musim 2018.
Meski sebelum resmi memperkuat Barito Putera di bawah arahan Jacksen F. Tiago, Samsul masih berkesempatan memperkuat tim Laskar Joko Tingkir dalam laga penghormatan dan dedikasi, untuk mengenang mendiang Choirul Huda. Bahkan bisa dibilang, Samsul menjadi bintang dalam pertandingan yang digelar, 15 November 2017 itu.
Sementara itu, Muhammad Fahmi Al Ayyubi yang saat ini menjadi salah satu pilar di lini depan Persela mengatakan, dirinya sangat terbantu dan mendapat banyak masukan dari Samsul Arif tentang bagaimana menjadi penyerang yang ditakuti lawan.
"Pokoknya nggak pelit bagi ilmunya," ucap Fahmi.(gk-43)
