Mantan bek Inter Milan Giuseppe Bergomi mengklaim Juventus akan mendapatkan keuntungan atas Lazio jika Serie A Italia memberlakukan lima kali pergantian pemain dalam pertandingan.
Serie A telah mengaji imbas pandemi virus corona yang melanda Italia dan salah satu teori untuk diterapkan dalam pertandingan adalah menambah jumlah pergantian pemain dari tiga menjadi lima kali dalam satu laga.
International Football Association Board (IFAB), badan yang mengontrol aturan sepakbola, akhirnya mengizinkan sebuah tim untuk melakukan lima pergantian dalam satu pertandingan ketika kompetisi sepakbola bergulir kembali.
Aturan ini berlaku sementara dan hanya diizinkan untuk kompetisi yang berakhir pada 31 Desember 2020. Artinya, kompetisi-kompetisi musim 2019/20 sudah bisa langsung menerapkan aturan ini. Namun, tidak berlaku untuk liga atau kompetisi musim 2020/21.
Bergomi menilai aturan tersebut akan membuat Bianconeri mendapat keuntungan dalam persaingan memperebutkan Scudetto dengan Lazio karena sang juara bertahan memiliki kedalaman skuat yang lebih baik.
"Lazio menjalani musim yang sangat luar biasa, juga karena pelatih Simone Inzaghi mampu bangkit setelah mengawali dengan buruk melalui tiga pergantian," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
"Felipe Caicedo dan dua pemain sayap adalah pergantian yang sudah tetap dan itu membuahkan hasil maksimal.
"Dengan perubahan lima pergantian pemain, saya merasa mereka jadi yang mendapat hukuman. Mereka yang mendapat keuntungan dari itu adalah tim-tim seperti Juventus dan AS Roma, yang memiliki banyak pemain."
Sebelum pandemi virus corona menghentikan roda sepakbola di seluruh dunia, Juventus unggul satu poin atas Lazio di klasemen sementara Serie A 2019/20.
