Gianluigi Buffon, meyakini tangan dingin Massimiliano Allegri, bakal membuat Juventus kembali merengkuh gelar Serie A musim 2021/22. Menurutnya, pria berusia 53 tahun tersebut sudah paham masalah yang mesti diperbaiki.
Juventus gagal mempertahankan gelar scudetto pada musim lalu. Akibatnya, Andrea Pirlo didepak dari kursi pelatih dan posisinya digantikan oleh Allegri.
Membesut Juventus bukan pengalaman baru untuk Allegri. Sebelumnya, ia memegang jabatan tersebut pada musim 2014 sampai dengan 2019, dengan selalu mempersembahkan gelar scudetto.
“Saya pikir Juventus, sebagai sebuah tim, memiliki semua kepercayaan untuk memenangkan scudetto lagi. Sering kali membicarakan kekecewaan tentang musim lalu, meski memenangkan Coppa Italia dan Piala Super Italia, ” kata Buffon dikutip Sky Sports Italia.
“Tetapi harapannya berbeda, dan perasaan kecewa ini tetap ada. Sekarang mereka akan meminta Allegri untuk memenangkan scudetto dan tidak ada yang tahu apa yang dibutuhkan Juventus untuk pulih selain dia," Buffon menambahkan.
Sekarang Buffon, sudah tidak lagi memperkuat Juventus. Eks penjaga gawang Italia tersebut memutuskan hengkang dari Si Nyonya Tua pada awal musim ini untuk membela klub masa mudanya Parma.
Selain itu, Buffon mengomentari gelar Euro 2020, yang diraih Italia. Ia menyanjung performa yang ditunjukkan sejumlah pemain seperti Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, dalam perhelatan tersebut.
“Chiellini dan Bonucci bukanlah kejutan, mereka adalah referensi. Setiap tim nasional yang menghargai diri sendiri, membutuhkan pengalaman, soliditas, dan kepastian dari beberapa pemain,” ujarnya.
“Karena itu, bagi saya, [Marco] Verratti adalah seorang juara dan Jorginho adalah pesepakbola kelas atas, kejutannya tidak diragukan lagi adalah [Federico] Chiesa dan [Gianluigi] Donnarumma,” ia melanjutkan.



