BuffonGetty

Tinggalkan Juventus, Gianluigi Buffon Disebut Kecewa Pada Andrea Pirlo

Salah satu alasan Gianluigi Buffon memilih hengkang dari Juventus adalah hubungannya dengan pelatih Andrea Pirlo. Begitu laporan media terkenal Italia, La Gazzetta dello Sport, Rabu (12/5).

Buffon dan Pirlo sebetulnya dikenal sebagai teman dekat. Keduanya sukses memenangkan banyak trofi bersama, termasuk Piala Dunia bersama timnas Italia.

Tapi, pemberitaan menyebut Buffon ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak musim ini dan berharap dia bisa lebih terlibat di dalam ruang ganti.

gianluigi buffon andrea pirlo juventus player coachGOAL

Sebelumnya, Buffon telah mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan Juventus setelah musim 2020/21 berakhir.

Kebetulan, kontrak penjaga gawang senior berusia 43 tahun itu di Juve juga bakal habis pada Juni mendatang dan tidak ada tawaran perpanjangan masa bakti untuk sang kiper.

Buffon—yang membela Juve sejak 2001—kembali ke Turin pada 2019 setelah semusim bersama Paris Saint-Germain. Tapi, ia gagal dapatkan banyak menit bermain dalam periode keduanya ini.

Musim ini, Buffon cuma tampil 12 kali di lintas ajang. Rinciannya: tujuh di Serie A, empat di Coppa Italia, dan satu di Liga Champions. Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan enam clean sheet.

Buffon membantu Juve ke final Coppa Italia untuk menghadapi Atalanta yang kemungkinan bisa jadi laga terakhirnya, 19 Mei mendatang.

Terdekat, Juve akan bertandang ke markas Sassuolo pada giornata ke-36, Kamis (13/5) dini hari WIB. Dalam sesi temu pers pralaga, Pirlo memastikan Buffon bakal tampil sebagai starter.

Adapun mengutip dari Footmercato, Buffon dikabarkan tertarik pindah ke Barcelona dan dilaporkan kontak sudah terjalin antarkedua belah pihak.

Iklan
0