Juventus mendapat saran untuk mengangkat Gian Piero Gasperini sebagai pelatih baru apabila mereka memutuskan memberhentikan Andrea Pirlo.
Terlepas dari kemenangan beruntun Juventus dalam dua partai terakhir kontra Napoli dan Genoa, posisi Pirlo diyakini masih jauh dari kata aman.
Dengan Serie A Italia hanya menyisakan delapan laga lagi, Si Nyonya Tua tertinggal jauh 12 poin dari pemuncak klasemen Inter Milan dan hampir pasti gagal merengkuh Scudetto kesepuluh berturut-turut.
Sementara Pirlo dipandang sebagai pelatih hijau minim pengalaman, reputasi Gasperini harum setelah mentransformasi Atalanta dari tim medioker jadi kekuatan yang disegani.
Raffaele Palladino, bekas striker Juventus yang pernah merasakan arahan Gasperini semasa merumput untuk Crotone, percaya ia merupakan kandidat yang pas untuk menduduki kursi panas di Allianz Stadium.
"Dia memiliki metodenya sendiri dan kepribadian kuat. Dia menegaskan jati dirinya ketika bergabung dengan klub baru," kata Palladino kepada La Gazzetta dello Sport.
"Saya pikir dia akan menjadi pelatih ideal untuk pemain-pemain seperti [Federico] Chiesa dan [Dejan] Kulusevski."
Mantan asisten Gasperini, Vincenzo Chiarenza, memiliki pandangan serupa dengan Palladino.
"Saya telah mengatakan hal yang sama selama enam-tujuh tahun. Gasperini siap untuk Juventus," tegas Chiarenza.
"Gaya bermainnya modern dan dia akan sempurna untuk banyak pemain dalam skuad Juventus. Gasperini memahami lingkungan di sana dengan sangat baik dan memiliki semua yang dibutuhkan untuk sukses di klub seperti Juventus."
Gasperini, yang pernah menghabiskan hampir sepuluh tahun sebagai arsitek tim junior Juventus, akan memimpin Atalanta menjamu I Bianconeri dalam lanjutan Serie A, Minggu (18/4) lusa.
Laga tersebut bisa menjadi ajang pembuktian kelayakannya untuk mengambil alih tempat Pirlo di Turin.




