OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Gerard Pique menyatakan bahwa para pemain sepakbola seharusnya tak memiliki keraguan dalam menyalurkan aspirasi politik dalam membela kepentingan negara.
Bek andalan Barcelona tersebut belakangan menjadi sorotan publik menyusul komentar terbukanya yang sepenuhnya mendukung langkah kemerdekaan Catalunya dari Spanyol.
Buntut dari komentar itu, sang pemain berusia 30 tahun mendapat cemoohan dari fans tim nasional Spanyol ketika memenuhi panggilan dan melakoni sesi latihan.
CATATAN: Ketika Gerard Pique Membaurkan Sepakbola Dengan Politik
"Saya yakin seorang 'independentista' [pendukung kemerdekaan] bisa tetap bermain untuk tim nasional. Mendukung kemerdekaan bukan berarti menentang Spanyol," tegas Pique.
"Opini yang kami miliki datangnya dari hati. Mustahil bagi kita semua untuk memiliki satu pandangan."
"Saya pikir sama seperti orang-orang yang juga berhak melakukan jajak pendapat, saya memahami dan menghargai ada orang-orang yang tak percaya bahwa Catalunya seharusnya melakukan referendum."

"Kami adalah pesepakbola, tapi di atas semuanya kami hanyalah orang biasa. Jadi, mengapa kami tak bisa menyalurkan aspirasi [politik] yang ada?" lanjutnya.
"Saya bukan sosok yang berada di garis militer terdepan. Beberapa orang meminta saya untuk berhenti bicara. Saya mencoba untuk menyampaikan apa yang saya pikirkan, saya tak pernah berdiri di dua sisi."
"Cemoohan akan sulit dihentikan tapi yang saya utarakan sangatlah rasional. Saya merasa tak nyaman bagi rekan-rekan. Mereka tak layak memiliki seorang rekan yang dicemooh."


