Georginio Wijnaldum, PSG 2021-22Getty

Georginio Wijnaldum Merasa Liverpool Tidak Ingin Pertahankan Dirinya

Georginio Wijnaldum mengatakan, kurangnya kepercayaan dari petinggi Liverpool menyebabkan kepergian dirinya dari Anfield, dan ia menyebut mereka "tidak memberi saya perasaan ingin mempertahankan saya".

The Reds membayar £23 juta ($32 juta) untuk membawa Wijnaldum ke Merseyside dari Newcastle United pada musim panas 2016, dan ia kemudian membuktikan dirinya sebagai salah satu anggota paling berpengaruh di dalam skuad Jurgen Klopp.

Pemain asal Belanda berusia 30 tahun itu membantu Liverpool memenangkan Piala Eropa keenam dan gelar liga yang pertama dalam 30 tahun, namun ia tidak diberi perpanjangan kontrak setelah musim 2020/21 dan akhirnya bergabung ke Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer pada Juni.

Wijnaldum kini mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah ingin meninggalkan Anfield, tapi merasa seolah-olah dia didorong keluar setelah negosiasi yang gagal mengenai perpanjangan kontrak.

"Anda mengikuti perasaan Anda," ujar Wijnaldum kepada L'Equipe.

"Beberapa bulan yang lalu, saya telah menyatakan keinginan untuk bertahan di Liverpool, tapi tanpa merinci, Liverpool tidak memberi saya perasaan ingin mempertahankan saya."

"Dalam kasus ini, kita harus bergerak maju."

Barcelona awalnya disebut-sebut sebagai destinasi berikutnya bagi Wijnaldum, namun tidak ada kesepakatan yang diraih.

Wijnaldum kini mengakui kalau PSG mengajukan tawaran yang tidak mungkin ditolaknya.

"Barcelona datang. Saya senang karena, sejak saya masih kecil, bagi sebagian besar pemain Belanda, itu adalah klub impian saya, bahkan jika saya harus mengakui bahwa idola saya adalah Zinedine Zidane," ujar Wijnaldum lagi.

"Saya punya ide bagus untuk berkomitmen pada Barca. Tapi, negosiasi berlangsung sangat lama dan Paris masuk. Tidak seperti enam tahun sebelumnya, klub menunjukkan keinginan mereka untuk merekrut saya. Sudah waktunya bagi saya untuk memiliki sesuatu yang lain."

Wijnaldum tampil di lima pertandingan untuk PSG sejak awal musim 2021/22, membantu klub memuncaki klasemen sementara Ligue 1.

Iklan
0