OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, kembali menegaskan bahwa filosofi sepakbolanya sangatlah berbeda dengan juru taktik I Rossonerri terdahulu, Vincenzo Montellla.
Jika Montella selalu berhasrat menerapkan permainan sepakbola yang indah untuk meraih hasil bagus, Gattuso mengaku tak peduli dengan cara bermain timnya asalkan bisa menang.
Termasuk dalam bentrok dini hari nanti menghadapi rival sekotanya, Inter Milan. Sosok berusia 39 tahun itu lebih menuntut determinasi, rasa lapar, dan loyalitas pada klub untuk petik hasil poitif.
(C)Getty Images"Derby selalu berbeda dengan pertandingan lainnya. Sepakbola indah tak ada gunanya di sini, karena kami butuh determinasi, rasa lapar dan rasa memiliki pada klub," tegas Gattuso, seperti dukutip Sky Sports Italia.
"Kami semua harus memberi lebih banyak, karena jika tidak kami takkan bisa meraih kemenangan. Kami harus bermain dan menang untuk seluruh tifosi kami!" seru juara Piala Dunia 2006 tersebut.
Derby della Madonnina memang bakal kembali tersaji untuk kali kedua di San Siro musim ini. Kali ini tajuknya adalah babak perempat-final Coppa Italia, di mana tim yang memenangkan laga bakal langsung lolos ke semi-final.





