Gennaro Gattuso tak kuasa menahan kritik setelah AC Milan dipermalukan Benevento 1-0 di San Siro, Minggu (22/4) dini hari WIB.
Gol semata wayang Pietro Iemmelo di menit ke-29 memaksa I Rossoneri bertekuk lutut di depan tim juru kunci Serie A tersebut, bahkan tuan rumah tak mampu membalas meski unggul jumlah pemain setelah Cheick Diabate diusir wasit sepuluh menit sebelum laga bubar.
Milan masih di posisi keenam dengan 54 poin, namun mereka bisa digeser Atalanta, yang hanya selisih dua poin, andai rival terdekat mereka menang nanti malam.
“Jelas tim ini sedang dalam penurunan. Ketika Anda bermain tanpa jiwa, Anda dipermalukan seperti ini,” kata sang pelatih kepada Mediaset Premium.
“Saya orang pertama yang bertanggung jawab, namun ketika kami menganalisis pertandingan nanti, alibi itu berantakan. Ketika Anda main melawan tim seperti Benevento, yang bermain bagus meski mereka di dasar klasemen, kami tidak bisa bermain tanpa tekad yang kuat atau jiwa.
“Tidak peduli apakah kami main dengan dua, tiga atau empat striker, karena kami tidak memiliki kekuatan psikologi atau passion untuk melakukan apa pun. Kami pada dasarnya menyenangkan lawan, bukan melukai mereka.
“Kami harus meminta maaf kepada fans, karena kami memakai jersey kebanggaan dan kami tidak bisa memiliki malam memalukan seperti ini.”




