OLEH FARABI FIRDAUSY
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar pertemuan dengan federasi sepakbola Indonesia, PSSI, di kantor pusat Kemenpora, Senin (16/10) petang. Kejadian yang terjadi pada kompetisi Liga 1 & Liga 2 jadi sorotan.
Menpora Imam Nahrawi menjelaskan tiga poin yang jadi bahasannya dengan PSSI. Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI pun hadir langsung didampingi oleh wakil ketua umum Joko Driyono dan petinggi PT Liga Indonesia Baru, operator kompetisi.
"Pada pertemuan ini kami saling memberikan suport karena sepakbola Tanah Air akan bergerak maju dan suatu saat nanti kita akan menghadapi suatu yang besar," buka Imam kepada awak media, pada sesi jumpa pers usai pertemuan.
Meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda usai berbenturan dengan Ramon Rodrigues jadi perhatian. Hal serupa diharapkan tak sampai terjadi dan bisa dicegah dengan penanganan medis yang tepat di lapangan saat kejadian.
Imam juga memastikan, tewasnya Banu Rusman, suporter Persita Tangerang yang terlibat bentrok dengan suporter PSMS Medan berseragam tentara akan diusut oleh PSSI. "Pak Edy sudah mengatakan, Komisi Disiplin juga akan melakukan investigasi."
Poin ketiga, adalah terkait pembinaan sepakbola Indonesia. "Pemerintah akan memberikan suport penuh, liga-liga yang sudah kita suport seperti pelajar yang nanti akan disemai oleh PSSI. Karena PSSI yang menjadi induk dari sepakbola."
