Hanno Behrens - Persija JakartaMedia Persija

Gelandang Persija Jakarta Hanno Behrens Dukung Stadion Kanjuruhan Dibangun Ulang

Gelandang Persija Jakarta Hanno Behrens mendukung rencana membangun ulang Stadion Kanjuruhan selepas tragedi yang menewaskan 133 orang, serta membuat ratusan lainnya mendapat perawatan di rumah sakit.

Presiden RI Joko Widodo sebelumnya menyatakan pemerintah akan merobohkan Stadion Kanjuruhan, dan selanjutnya dibangun kembali dengan standar keamanan dan keselamatan FIFA.

Jokowi juga berharap wajah baru Kanjuruhan akan menjadi contoh stadion di Indonesia dengan fasilitas yang menjamin keselamatan penonton, pemain, hingga suporter. Pemerintah telah merencanakan perobohan stadion dilakukan pada 2023.

Behrens menyambut baik rencana tersebut bila bisa membawa perubahan bagi persepakbolaan Indonesia. Menurutnya, keselamatan penonton juga harus menjadi prioritas.

“Mungkin itu menjadi keputusan yang tepat. Jika itu bisa meningkatkan keselamatan, sudah seharusnya Anda melakukannya,” ujar Behrens dalam wawancaranya dengan Kicker.

Kendati persepakbolaan Indonesia tidak jarang menghadirkan kericuhan, termasuk yang melibatkan suporter, Behrens mengaku sejauh ini dirinya merasa tidak pernah merasa khawatir.

Behrens mengakui animo suporter di Indonesia sangat tinggi dibandingkan di Jerman. Pemain berusia 32 tahun ini mencontohkan sambutan suporter ketika tim menuju stadion.

“Sama saja seperti di tempat lain. Anda naik bus ke stadion, dan kemudian pergi ke ruang ganti. Tentu saja selalu ada banyak hal yang terjadi di sini. Orang-orang di Indonesia tergila-gila dengan sepakbola, dan mungkin sedikit lebih awal [tiba] di stadion daripada di Jerman,” papar mantan pemain Hansa Rostock ini.

“Tapi saya tidak pernah merasa tidak aman, atau menemukan tindakan pencegahan keselamatan bagi para pemain tidak mencukupi. Tentu saja keselamatan penonton juga harus terjamin.”

Tragedi Kanjuruhan ini membuat pagelaran Liga 1 2022/23 dihentikan sementara waktu. Sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai waktu pasti kelanjutan kompetisi ini digulirkan kembali. Behrens berharap kedatangan presiden FIFA Gianni Infantino ke Indonesia memberikan titik terang mengenai kepastian kompetisi.

“Untuk saat ini kami hanya melakukan latihan saja. Tapi sepertinya akan ada penentuan jadwal dari FIFA, dan selanjutnya kami akan mendapat kepastian,” imbuh Behrens.

0