Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar, memanfaatkan barang yang ada di rumah untuk latihan. Cara tersebut dilakukannya agar tidak bosan saat menjalani latihan mandiri.
Sejak kompetisi dihentikan pada Maret lalu, akibat pandemi virus corona skuad Persib berlatih di kediamannya masing-masing. Setiap pekannya tim pelatih Maung Bandung, program latihan yang berbeda.
"Kemarin-kemarin saya juga berlatih dengan alat-alat yang ada di rumah. Misalnya dengan kursi untuk membantu variasi dalam push-up," kata Dedi dikutip laman resmi klub.
Lama tak berjumpa dengan rekan setimnya Dedi, mengaku kangen. Akan tetapi, ia harus menahan kerinduannya karena belum diketahui kapan pasukan Robert Rene Alberts kembali berkumpul.
"Sudah dua bulan lebih pemain berlatih mandiri. Jujur, saya sudah mulai rindu sama teman-teman. Karena berlatih bersama membuat saya semangat dan suasana kebersamaannya itu yang menyenangkan," ujarnya.
Sementara pelatih fisik Persib Yaya Sunarya, mengaku beragam variasi latihan telah diberikan untuk para pemain. Ia tak ingin Supardi Nasir dan kawan-kawan dilanda kebosanan selama berlatih mandiri.
"Kita coba untuk memberikan variasi. Supaya pemain juga tidak jenuh dan tetap terangsang, antusias dalam mencoba hal-hal baru," ujar Yaya.
"Jadi tim pelatih juga tetap mencari referensi program-program latihan mandiri dari klub-klub Eropa yang bisa diadopsi di tim kita," Yaya menambahkan.
Sampai sekarang PSSI belum memutuskan nasib kompetisi musim ini. Hanya saja, berdasarkan rapat virtual dengan klub kemarin (2/6), Liga 1 akan dilanjutkan pada September mendatang.


