Gelandang muda Chelsea Andrey Santos bertekad menghentikan paceklik gelar Brasil di Piala Amerika Latin U-20 setelah memperlihatkan performa mengesankan di turnamen ini.
Brasil berpeluang lolos ke babak berikutnya setelah mencatat kemenangan kedua di Grup A dengan mengalahkan rival abadi Argentina 3-1, Selasa (24/1) pagi WIB. Brasil kini menempati peringkat kedua usai mengumpulkan enam poin.
Jika mampu menaklukkan tuan rumah Kolombia, Kamis (26/1) pagi WIB, di Stadion Pascual Guerrero, Brasil dipastikan lolos ke babak berikutnya, sekaligus membuka peluang untuk tampil di Indonesia pada Piala Dunia U-20 tahun ini. Zona Conmebol menyediakan empat tiket untuk bertolak ke Indonesia.
Santos akan kembali menjadi tumpuan di laga nanti. Pemain berusia 18 tahun ini sudah menyumbang dua gol bagi Brasil. Selain menjebol gawang Argentina, Santos juga membobol gawang Peru di laga perdana mereka.
Rekrutan Chelsea di bursa transfer musim dingin ini ingin mengakhiri paceklik juara Brasil U-20. Brasil terakhir kali menjuarai Piala Amerika Latin U-20 pada 2011 di Peru. Bahkan selepas itu, Brasil hanya bisa menempati peringkat keempat pada 2015.
“Saya sangat senang dengan peringkat yang kami raih, untuk performa tim, dan dua gol saya [dalam turnamen]. Saya bersyukur kepada Tuhan, dan kami terus bergerak menuju tujuan berikutnya,” ujar Santos dikutip laman resmi federasi sepakbola Brasil (CBF).
“Kami menyadari Piala Amerika Latin adalah kejuaraan yang sangat sulit, dan untuk mencapai tujuan, kami semua harus tetap bersatu. Sayangnya, Weverton cedera, tapi Jean [Henrique] sudah siap.”
Sementara pelatih Ramon Menezes memuji mentalitas anak asuhnya yang disiplin selama berada di dalam tim. Menurut Menezes, skuad Brasil kali ini mempunyai masa depan cerah.
“Yang paling membuat saya bahagia adalah sikap para pemain. Anda bisa melihat para pemain fokus, siap. Semua orang tahu tanggung jawab mengenakan jersi tim nasional Brasil,” ucap Menezes.
“Ini adalah generasi yang sangat menjanjikan yang membuktikannya dengan karya yang hebat. Itu semangat, sikap, dan hati. Saya selalu mengatakan ini kepada mereka, dan mereka menikmati bermain sepakbola.”


