Gelandang Persebaya Surabaya Aryn Williams berpeluang mencicipi karir di Eropa setelah dijadwalkan mengikuti latihan bersama klub National League South Inggris, Havant & Waterlooville, di Westleigh Park.
Williams kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Persebaya selesai pada akkhir Desember. Williams didatangkan Persebaya pada 2019, serta tampil memperkuat Bajul Ijo di 17 pertandingan Liga 1, dan menyumbangkan tiga gol.
Pemain berusia 27 tahun ini pergi ke Inggris untuk mengunjungi kembarannya, Ryan Williams, karena Liga 1 2020 tidak ada kelanjutan setelah dihentikan sementara sejak pertengahan Maret. Ryan merupakan salah satu winger klub League One Portsmouth.
Demi menjaga kebugaran, Williams mengikuti latihan bersama Havant & Waterlooville. Manajer Paul Doswell telah memberikan izin kepada Williams untuk berlatih bersama tim besutannya.
“The Hawks mengumumkan pemain asal Australia Aryn Williams akan mengikuti latihan bersama tim. Dia telah menjalani tes terkait COVID-19, dan akan bergabung dengan tim utama. Dia merupakan saudara dari pemain Portsmouth, Ryan,” demikian pernyataan resmi klub di laman resmi mereka.




GoalSedangkan situs The News mewartakan, kans Williams bergabung dengan Havant & Waterlooville cukup terbuka, mengingat The Hawks tidak banyak memiliki pemain berkarakter bertahan dalam menjalani musim padat National League South.
Havant & Waterlooville kini menduduki peringkat ketujuh liga kasta keenam di Inggris tersebut. Mereka masih memiliki 30 pertandingan sisa di National League South, dan laga babak keempat FA Trophy.
“Aryn yang pernah bermain di Liga Australia A-League bersama Perth Glory kini diperkirakan bakal menandatangani kesepakatan non-kontrak sambil menunggu kepastian international clearance,” demikian tulis The News.
“Kehadiran pemain asal Australia itu akan menambah opsi di sektor pertahanan skuad Doswell yang bakal menjalani rangkaian musim padat di National League South.”
Bila Williams akhirnya merumput di Inggris, Persebaya praktis ditinggal seluruh pemain asingnya. Sebelumnya, Makan Konate, David Da Silva, dan Mahmoud Eid memutuskan hengkang akibat tidak ada kepastian kompetisi.
Sampai saat ini PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih menunggu perizinan dari kepolisian. PT LIB kemarin telah melakukan pertemuan dengan klub Liga 1 mengenai nasib kompetisi musim 2020.
Usulan dari pertemuan itu selanjutnya akan diteruskan ke PSSI dalam mengambil keputusan. Komite eksekutif (Exco) PSSI dijadwalkan menggelar rapat mengenai nasib kompetisi pada akhir bulan ini.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
