Kemenangan telak empat gol tanpa balas dikemas Inggris dalam lawatan mereka ke Stadion Ferenc Puskás untuk melawan tuan rumah Hongaria, Jumat (3/9) dini hari WIB, pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup I.
Secara hasil, Southgate jelas senang tim asuhannya mampu meraih kemenangan dengan skor meyakinkan. Namun, ia mengaku kecewa dengan bagaimana publik di stadion memperlakukan timnas Inggris sejak laga baru dimulai.
Sebelum sepak mula, suporter dari tuan rumah sudah mencemooh timnas Inggris yang melakukan aksi berlutut sebagai tanda menentang segala bentuk rasisme. Setelahnya, para pemain Inggris tiada henti menerima sorakan dari suporter.
Belum lagi, ada laporan di luar stadion bahwa suporter Inggris yang melakukan perjalanan ke Budapest menerima berbagai ancaman dari suporter tuan rumah, bahkan sampai ada yang diperlihatkan misil mengarah kepada mereka.
"Saya baru saja memahami apa yang terjadi karena kami tidak benar-benar menyadarinya dari bangku cadangan," buka Gareth Southgate kepada wartawan. "Jadi sepertinya ada beberapa insiden," imbuh dia.
"Semua orang tahu apa yang kami perjuangkan sebagai sebuah tim, dan itu sama sekali tidak dapat diterima. Semuanya telah dilaporkan ke UEFA dan kami harus melihat apa yang terjadi dari sana. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan oleh kelompok pemain ini - dan wasit - perang melawan rasisme. Kami mencoba untuk menegakkan bagian kami dan orang lain harus mengambil tindakan yang tepat untuk mencoba dan membuat kemajuan."
“Saya belum [berbicara dengan para pemain] karena saya tidak menyadarinya ketika saya berada di ruang ganti. Tapi saya tahu kepala keamanan kami telah berbicara dengan para pemain dan telah mengambil pernyataan mereka. Kami akan menanganinya. dengan itu dengan cara yang benar sekarang dan melalui saluran yang tepat."
“Saya tidak berpikir para pemain kami dapat melakukan lebih dari yang telah mereka lakukan dalam dua atau tiga tahun terakhir untuk menyampaikan pesan yang tepat, untuk mengambil sikap yang tepat dan orang lain untuk melindungi mereka. lindungi mereka terutama tetapi bagi pihak berwenang untuk melindungi mereka juga," tutupnya.
Inggris memang sedang mati-matian menentang segala bentuk rasisme, baik dari masyarakat mereka sendiri atau luar. Terlebih, timnas Inggris kini dihuni pemain dari berbagai ras, maka Three Lions terus berusaha memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka.
