- Brooks awalnya direncakan bertugas di dua big match
- Kesalahan Brooks dilakukan dalam laga Palace versus Brighton
- PGMOL masih memeriksa pertandingan Chelsea dan Arsenal
APA YANG TERJADI? John Brooks dipastikan tidak bisa bertugas sebagai wasit video assistant referee (VAR) ketika Liverpool menjamu Everton dalam Derby Merseyside, Selasa (14/2) dini hari WIB, serta Arsenal kontra Manchester City dua hari berselang, menyusul kesalahannya dalam menjalankan tugas. Brooks dianggap banyak melakukan kesalahan teknis ketika Crystal Palace bermain imbang 1-1 melawan Brighton akhir pekan kemarin. Posisi Brooks akan digantikan Andre Marriner dan David Coote di dua pertandingan itu.
GAMBARAN BESAR: Komite wasit Premier League (PGMOL) telah melakukan pertemuan terkait kesalahan yang terjadi di sejumlah laga. Dalam kasus Palace versus Brighton, gol Pervis Estupinan diaulir wasit setelah garis offside ditarik teradap pemain yang salah dengan James Tomkins dipilih sebagai orang terakhir dibandingkan rekan setim Eagles Marc Guehi.
KEJADIAN LAINNYA: Ofisial VAR diketahui lupa menarik garis offside ketika Ivan Toney mencetak gol penyeimbang saat Brentford bermain seri melawan Arsenal. Sebuah handball yang penggawa West Ham United Tomas Soucek di menit akhir juga tidak diberikan untuk Chelsea.
DALAM FOTO:
Getty Images
Getty
GettyAPA SELANJUTNYA? PGMOL menilai ada beberapa kesalahan yang dilakukan wasit VAR dalam beberapa pertandingan Liga Primer. Hal itu terjadi akibat faktor kesalahan manusia. Kesalahan itu terlihat dalam pertandingan Arsenal melawan Brentford dan West Ham United kontra Chelsea. Ketua PGMOL Howard Webb berjanji untuk mengambil tindakan tegas setelah menghubungi klub yang terkena dampak.
.png?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)