Gala DesaMuhammad Ridwan

Gala Desa Buat Orang Tua Bolehkan Anaknya Bermain Sepakbola


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Meski sepakbola merupakan olahraga yang paling terkenal dan banyak penontonnya seantoro dunia. Tetap saja masih ada orang tua yang melarang anaknya buat bermain sepakbola. 

Alasan tidak jelasnya masa depan seorang pesepakbola yang jadi faktor utamanya. Mengingat, kondisi persepakbolaan nasional sering kali tidak jelas karena berbagai kendala yang muncul.

Hal inilah yang membuat beberapa tim di Kotawaringin Barat, Kalimantan Selatan, kesulitan mencari pemain buat berlaga di Gala Desa 2017. Padahal, banyak talenta berbakat dari kabupaten tersebut. 

Namun, para orang tua akhirnya mengizinkan anak-anaknya buat bermain. Itu setelah mereka mendapatkan penjelasan dari panitia serta tim Gala Desa merupakan program unggulan yang dipunyai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Gala Desa sangat bagus, karena yang tadinya ada orang tua yang melarang atau mempersulit anaknya bermain jadi dibolehkan," kata ketua pelaksana Anang Pinarto.

"Semoga ada perwakilan dari Kotawaringin Barat yang bisa dibawa ke tingkat nasional atau sampai internasional. Harapan saya hanya itu karena saya yakin para peserta memiliki kemampuan itu," tambahnya.

Selain sepakbola, ada lima cabang olahraga lainnya yang dipertandingkan di Gala Desa, yakni sepak takraw, voli, bulutangkis, tenis meja serta atletik. Tercatat, ada 1200 atlet dan pelatih dari 48 desa/kelurahan yang ambil bagian dalam ajang tersebut.

Sementara Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, berharap tahun depan Gala Desa dapat diselenggarakan lebih meriah. Menurutnya, adanya ajang tersebut membuat masyarakat jadi sadar melakukan olahraga.

"Harapan saya, kepada Kemenpora dan Dispora tahun depan dapat lebih semarak lagi. Karena masyarakat kami sangat antusias," ucapnya.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0