Barcelona sudah kehilangan megabintang mereka, Lionel Messi, yang kontraknya sudah habis pada 30 Juni kemarin. Kontrak tersebut gagal diperpanjang Barcelona hingga masanya habis, meski klub terus berusaha.
Meski pihak klub optimistis bahwa Messi bisa kembali menjadi bagian dari keluarga besar Camp Nou, tapi Barcelona harus mencari cara supaya mereka tidak menabrak aturan. Pasalnya, gaji Messi sudah terlalu tinggi.
La Liga punya aturan tersendiri mengenai batas gaji pemain setiap klub, dan nominal upah untuk Messi bisa membuat Barcelona menyalahi aturan tersebut. Marc Ciria sebagai ahli finansial, menjelaskan kepada Goal masalah tersebut.
Dari kaca mata Ciria yang merupakan pendiri Diagonal Inversiones, selain gaji Messi yang tinggi akan membuat pengeluaran Barca membengkak. Bagaimana La Liga menerapkan aturan supaya klub bisa stabil dalam dua musim di tengah pandemi virus corona, juga jadi masalah.
“Barcelona mengambil semua langkah untuk mengembalikan pendapatan, tetapi jika La Liga tidak dapat memberikan kesempatan untuk memperbarui pemain sebesar Messi, maka ada yang salah dengan para pemimpinnya," ucap Ciria.
"Sementara UEFA mencari sisi lain di masa-masa sulit ini. Karena pandemi, La Liga semakin sulit dari sebelumnya," sambung Ciria.
Ahli finansial percaya bahwa batas gaji tahun ini di antara 350 dan 400 juta euro, dan menganggap bahwa pendapatan klub, yang pada musim 2020/21 turun dari hampir 1 miliar, diharapkan menjadi kurang dari 700, dan ada harapan bisa mencapai 900 juta di musim mendatang.
Untuk alasan tersebut, Ciria memandang bahwa La Liga tidak memperhitungkan bagaimana atau kapan klub bisa kembali ke masa ekonomi terbaik.
"Barca memiliki kebijakan aktif dalam pengurangan pengeluaran. Javier Tebas tahu bahwa penghasilan saya [klub] akan mencapai 800, dan batas penggunaan saya akan mendekati 500 juta. Maka Messi akan lebih dari mungkin [untuk aman dikontrak kembali]," paparnya.
Menurut Ciria, Barcelona harus menemukan cara yang tepat untuk bisa merekrut kembali seorang Lionel Messi, tanpa menyalahi aturan dari La Liga. Mengingat usia Messi yang sudah tidak lagi muda, semestinya Barcelona bisa menambahkan opsi dalam kontrak Messi dengan titel lain di luar status pemain.
Getty Images

