Proses administrasi yang tidak rampung diselesaikan membuat Bagus Kahfi gagal menjadi bagian FC Utrecht. Klub asal Belanda tersebut memberi tenggat kepada Barito Putera, namun akhirnya gagal terpenuhi.
Bagus masih memiliki sisa kontrak di Barito dan diharapkan ada beberapa poin yang bisa dieksekusi oleh Utrecht. Sayang, klub asal Belanda itu nampaknya tidak satu keinginan dengan Laskar Antasari, sehingga kesepakatan tidak terpenuhi.
Bagus kini masih berada di Indonesia dan sudah melampiaskan rasa kecewa dirinya gagal berkarier di Negeri Kincir Angin. Akan tetapi, kegagalan ini diharapkan tak lantas membuat Bagus malah jadi merana berlama-lama.
Hal tersebut diungkapkan Yuni Puji Istiono sebagai ayah dari Bagus. Menurutnya, Bagus harus bisa menjaga mental dan berpikir ke depan demi menjaga kariernya di masa mendatang. Meski, sang ayah paham situasi ini cukup berat untuk Bagus.
"Ini posisi Bagus Kahfi kan di Magelang, yang pasti harapan saya Bagus Kahfi jangan nge-drop mental dan psikisnya," beber Puji ketika dihubungi oleh awak media.

"Kami khawatir nanti kalau ada sesuatu yang terjadi pada Bagus Kahfi, bisa repot semua, istilahnya jangan sampai wes wegah bal-balan [tidak mau bermain sepakbola lagi]," sambung Puji menambahkan.
Sejauh ini orang tua dari Bagus melihat anaknya tetap tegar dan coba menerima situasi yang terjadi. Meski mereka tidak mengetahui apa yang dirasakan oleh Bagus sebenarnya karena gagal berkarier di Eropa untuk saat ini.
Yang jelas, keluarga berada di belakang Bagus untuk memberi dukungan dan berharap sang putra dapat menerima ini dengan profesional. Apalagi usia Bagus masih muda, dan masih banyak waktu untuk dirinya berkembang mencari kesempatan lain.
"Tapi yang pasti saya kuatkan adalah lebih mempertebal iman kepada Yang Maha Kuasa, supaya bisa lebih menerima, kalau di agama lahaula walakuata illabillah," urai Puji.
"Kami berserah kepada Allah semua. Dari Allah dan kami pasrahkan kepada Allah lagi," tutup Puji penuh doa.
Saat ini Bagus juga masih harus bekerja memulihkan cedera yang ia dapat tahun ini, lalu mencoba mendapatkan kembali performa yang dibutuhkan. Maklum, cedera Bagus sudah didapat sejak Maret 2020, dan tentu membuat dirinya mengalami sedikit-banyak penurunan.


