Pelatih Meksiko Luis Perez merasa malu setelah gagal membawa tim besutannya ke Piala Dunia U-20 di Indonesia, menyusul kekalahan 2-1 melalui adu penalti melawan Guatemala pada perempat-final Piala Amerika Utara U-20 di Honduras, Kamis (30/6) siang WIB.
Kekalahan Meksiko ini mengantarkan Guatemala ke putaran final Piala Dunia U-20, menyusul Amerika Serikat, Honduras, dan Republik Dominika. Selain Piala Dunia U-20, Meksiko juga gagal tampil di Olimpiade 2024 di Prancis.
Kegagalan Meksiko membuat Perez terancam pemecatan. Apalagi kekalahan itu mendapatkan kritikan pedas dari publik sepakbola Meksiko. Perez menyatakan dirinya bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.
“Saya merasa malu dengan seluruh negeri. Saya menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab, karena tidak bisa melalui pertandingan penting ini. Jelas kami ingin lolos ke Piala Dunia,” ujar Perez dikutip laman ESPN.
“Menurut saya, kami sudah bekerja keras dan maksimal. Pemain telah berusaha memperlihatkan komitmen, bahkan dalam adu penalti. Jadi saya menganggap ini sebagai kesalahan saya.”
Sedangkan penjaga gawang Guatemala, Jorge Moreno, tidak menyangka mereka bisa tampil di putaran final Piala Dunia U-20 pada tahun depan. Moreno tampil sebagai pahlawan Guatemala dengan menggagalkan tiga eksekutor Meksiko. Satu penalti gagal terjadi setelah Antonio Leone tak menemui sasaran.
“Saya tidak pernah menyangka malam ini akan menjadi lebih baik. Sangat luar biasa yang Tuhan lakukan kepada saya. Kami terus berjuang hingga menit terakhir,” kata Moreno dinukil laman Fox Sports.
“Saya bilang ke teman-teman: 'Masyarakat Guatemala menaruh harapan kepada pejuangnya'. Sampai menit kahir kami tidak berhenti berjuang, dan kami sudah menunjukkan itu. Sekarang kami akan berjuang untuk lolos ke Olimpiade.”
Bagi Guatemala, berlaga di Piala Dunia U-20 menjadi pengalaman kedua. Mereka sebelumnya pernah merasakan tampil di ajang kelompok umur ini pada 2011, dan mampu menembus ke babak 16 Besar.
Sedangkan untuk Republik Dominika, berlaga di Piala Dunia U-20 menjadi debut mereka. Tak heran bila publik sepakbola negara itu menyambut gembira atas keberhasilan anak asuh Rafael Loredo.
“Penuh kegembiraan. Saya bergabung dengan kegembiraan masyarakan Dominika setelah tim sepakbola untuk pertama kali dalam sejarah lolos ke Piala Dunia U-20. Kalian membuat masyarakat Dominika bangga,” demikian cuitan Presiden Republik Dominika Luis Abinader melalui akun Twitter resminya.
