Kegagalan PSS Sleman melaju ke final turnamen pramusim Piala Menpora 2021 setelah kalah agregat 3-2 dari Persib Bandung membuat Super Elang Jawa kecewa, dan tidak menghadiri sesi jumpa wartawan pascalaga.
Langkah PSS dipastikan terhenti setelah mereka bermain imbang 1-1 melawan Persib pada pertandingan leg kedua semi-final di Stadion Manahan Solo, Senin (19/4) malam WIB. Hasil itu tidak mampu menolong mereka, mengingat PSS menelan kekalahan 2-1 di leg pertama.
PSS selanjutnya memilih langsung pulang ke Sleman selepas pertandingan, sehingga tidak menghadiri sesi jumpa wartawan. Pelatih Dejan Antonic dan pemain sebetulnya dijadwalkan menghadiri sesi tersebut usai arsitek Persib Robert Rene Alberts memberikan keterangan.
Berdasarkan regulasi, setiap tim diwajibkan untuk menghadiri sesi jumpa wartawan setelah laga, baik diwakili pelatih, pemain, maupun manajemen, guna memberi keterangan terkait pertandingan, meski dilakukan secara virtual.
“Rekan-rekan media, mohon maaf, tidak ada sesi tanya-jawab untuk PSS Sleman karena tim PSS langsung menuju bus tim usai keluar dari kamar ganti,” demikian penjelasan media officer turnamen setelah wartawan menunggu cukup lama.
Sementara itu, dalam rilis yang diterima Goal Indonesia, kapten tim Bagus Nirwanto mengatakan, seluruh pemain sudah bekerja keras untuk membalikkan keadaan dalam upaya mereka merebut tiket ke final.
“Saya tidak bisa berkomentar banyak. Kami sudah usaha semaksimal mungkin, tapi tidak bisa mencuri poin (kemenangan) untuk lolos ke final,” kata Bagus.
“Kalau soal performa, tim alhamdulillah lebih baik dari yang sebelumnya. Kami bisa lebih berkembang permainannya daripada yang sebelumnya. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi.”
Sedangkan direktur utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Marco Gracia Paulo memberikan apresiasi kepada tim yang dinilai sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik. PSS kini menyiapkan diri untuk perebutan tempat ketiga melawan PSM Makassar, Sabtu (24/4) di Stadion Manahan.
“Seperti yang pernah disampaikan di awal, target kami yang utama adalah bagaimana menyatukan tim ini, menciptakan chemistry lewat Piala Menpora. Karena ini memang turnamen pemanasan kami,” kata Marco.
“Jadi menurut saya sampai hari ini (tadi malam) kami bersyukur juga bisa ke semi-final, tapi itu bonus. Hal utama, target itu menurut saya sudah tercapai.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
